REPUBLIKA.CO.ID, ROMA – Wakil Spanyol, Villarreal harus melakoni laga berat pada leg kedua babak 32 besar Liga Europa di Olimpico, Jumat (24/2) dini hari WIB nanti. Mereka harus menyambangi kandang AS Roma tersebut dalam kondisi tertinggal dengan agregat 0-4.
Cedric Bakambu dan kawan-kawan hanya menyaksikan keganasan Edin Dzeko tiga kali mengoyak jala Sergio Asenjo, plus satu gol lagi dari lesakkan pemain sayap asal Brasil Emerson. Mereka dibantai di kandang sendiri sepekan lalu. Agar dapat terus melaju di kompetisi antarklub tertinggi kedua di Eropa itu, Villarreal mesti menang di kandang I Giallorossi minimal dengan skor 5-0.
"Tentu saja ini adalah misi yang sangat sulit. Hampir mustahil (menyingkirkan Roma)," kata bek Villarreal Jaume Costa, dikutip dari Football Italia, Rabu (22/2). Costa sangat mencemaskan efektivitas lini depan Roma. Di El Madrigal kemarin, kendali permainan ada di tangan tuan rumah.
Tapi tim asuhan Fran Escriba tak bagus dalam memanfaatkan peluang. Ada lima kali percobaan Villarreal ke gawang Roma. I Lupi justru mendapatkan empat gol dalam peluang yang terbilang minim. Percobaan tendangan langsung ke gawang anak-anak asuh Luciano Spalletti hanya dua kali.
Namun pemain yang berposisi sebagai bek sayap kiri itu tak ingin Si Kapal Selam Kuning hanya akan jadi bulan-bulanan di ibu kota Italia. Villarreal, kata Costa, akan berjuang setidaknya untuk menjaga kehormatan. Kini mereka akan berjuang sampai titik darah penghabisan di kandang Serigala.
Roma pun tak mau jumawa walau sudah berada di atas angin. Sebelah kaki I Lupi sudah tertumpu di babak 16 besar. Pasukan Spalletti hanya perlu bermain tenang agar jarak agregat yang lumayan mencolok apat terjaga.
Bek Roma Juan Jesus mengakui permainan Roma efektif di leg pertama. Namun melihat bagusnya penguasaan bola Villarreal bagi Juan adalah sebuah ancaman. Ia khawatir Villarreal bisa saja bangkit menipiskan jarak selisih agregat. "Villarreal punya tradisi sebagai tim kuat. Kami hanya perlu melakukan apa yang seharusnya diperbuat. Jangan sampai ada kesalahan," ujar Juan.