Senin 27 Feb 2017 04:00 WIB

Ibrahimovic: Saya Datang, Saya Menang

Rep: Agus Raharjo/ Red: Bayu Hermawan
Zlatan Ibrahimovic berteriak saat bertanding melawan St.-Etienne di Stadion Old Trafford.
Foto: Dave Thompson/AP
Zlatan Ibrahimovic berteriak saat bertanding melawan St.-Etienne di Stadion Old Trafford.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Zlatan Ibrahimovic menjadi pahlawan Manchester United setelah mencetak gol penentu untuk membawa pulang gelar Piala Liga Inggris ke Old Trafford, Ahad (26/2) malam. Dua gol Ibrahimovic dan satu gol Jese Lingard tidak mampu dibalas Southampton meskipun mencetak dua gol melalui Manolo Gabbiadini.

Ibrahimovic mengungkapkan apa yang telah dicapai United dengan merebut gelar pertama musim ini bukan sesuatu hal yang di luar dugaan. Menurutnya, semua sudah diprediksinya bakal terjadi di Manchester United.

"Ini adalah apa yang sudah saya prediksi. Semua yang saya pikirkan akan terjadi," ujar Ibrahimovic dikutip dari Sky Sport, Senin (27/2).

Ibrahimovic melengkapi 26 golnya bersama Manchester United sejak didatangkan dari Paris Saint Germain (PSG) awal musim ini. Penampilan striker gaek asal Swedia memang sangat memukau sejak berseragam United. Ini menjadi gelar ke-32 yang berhasil diraih Ibrahimovic selama kariernya sebagai pesepakbola.

Usia yang sudah menginjak 35 tahun tidak menghalangi pemain jangkung ini untuk terus mencetak gol dan memenangkan gelar. Hal inilah yang juga menjadi alasannya untuk bergabung dengan skuat Jose Mourinho di Old Trafford.

"Inilah alasan saya untuk datang, saya datang untuk menang dan saya menang," ucapnya.

Pesepakbola yang sudah merasakan ketatnya Liga Italia, La Liga Spanyol, Ligue 1 Prancis dan Liga Primer Inggris ini mengaku akan terus melanjutkan aksinya untuk memberikan lebih banyak kemenangan bagi Iblis Merah.

Menurutnya, tujuannya untuk terus bermain sepakbola adalah memenangkan laga sebanyak mungkin dan meraih gelar sebanyak-banyaknya. Semakin banyak piala yang berhasil direbut, semakin puas seorang pesepakbola pada keberhasilannya.

"Ini adalah gelar ke-32 saya, dimanapun saya bermain saya harus menang," tegasnya.

Zlatan menjadi penentu kemenangan setelah mencetak gol melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan silang Ander Herrera tiga menit jelang laga usai.

Gol ini menunjukkan kemenangan yang diperoleh skuat asuhan Jose Mourinho ini adalah kinerja tim, bukan hanya dirinya sendiri. Menurutnya, umpan silang pemain asal Spanyol itu sangat fantastis.

"Ini adalah usaha tim, bukan kerja individu," ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement