REPUBLIKA.CO.ID,TURIN -- AC Milan tampaknya sangat dirugikan oleh keputusan wasit usai dikalahkan Juventus 1-2 di lanjutan Serie A pekan ke-28 yang digelar di J-Stadium, Sabtu (11/3) dini hari tadi. Kekecewaan itu terlihat setelah kiper Gianluigi Donnarumma meninggalkan lapangan dengan raut muka emosional.
I Rossoneri sejatinya bisa menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1. Mehdi Benatia mencetak satu gol untuk keunggulan Juventus pada menit ke-30. Namun gol tersebut bisa disamakan oleh gol Carlos Bacca menit 42.
Terdapat tambahan waktu empat menit setelah waktu normal habis. Ketika sudah melebihi menit ke-96, wasit Davide Massa memberikan hadiah penalti ketika tangan Mattia de Sciglio menyentuh bola di dalam kotak penalti.
Striker Juventus, Paulo Dybala yang menjadi eksekutor penalti sukses menaklukkan Donnarumma sehingga menutup skor akhir 1-2 bagi kemenangan timnya. "Ini tak mungkin terjadi. Selalu mereka yang diuntungkan oleh keputusan wasit," sesal portiere 18 tahun itu kepada awak media dilansir Football Italia, Sabtu.
Bukan hanya Donnarumma yang kecewa dengan keputusan wasit. Bacca yang mencetak satu gol dalam pertandingan ini hampir saja menyerang wasit seandainya tak dihentikan pelatih Milan, Vincenzo Montella.
Montella lantas meminta maaf atas kejadian tersebut, "Setiap orang punya pengertian sendiri-sendiri dan saya minta maaf atas situasi di akhir-akhir ini, karena hal seperti itu tak bisa dibiarkan."
Keputusan wasit memang terbilang kontroversi, pasalnya hal tersebut diputuskan oleh official keempat yang berada di samping gawang sedangkan sang wasit utama berada jauh dari terjadinya hands ball De Sciglio. "Massa berbicara kepadaku bahwa dia berhak untuk memberikan penalti," terang allenatore 42 tahun itu.
Selepas pertandingan, Donnarumma melakukan satu aksi dengan mencium logo AC Milan ke hadapan penonton Juventus, isyarat tersebut menunjukkan bahwa dirinya mencitai Il Diavollo Rosso sekaligus memupuskan harapan Juve untuk mendapatkannya musim panas nanti.