Rabu 19 Apr 2017 08:27 WIB

Muenchen Gagal ke Semifinal, Vidal: Ini Seperti Perampokan

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Israr Itah
Arturo Vidal
Foto: AP Photo/Francisco Seco
Arturo Vidal

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Gelandang serang Bayern Munchen, Arturo Vidal tak terima dengan hasil laga timnya kontra Real Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (19/4) dini hari WIB. Muenchen tumbang 2-4 lewat perpanjangan waktu dan tersingkir dengan agregat 3-6.

Bagi Vidal, kemangan Madrid tersebut tak pantas didapat. Apalagi, kata dia, aksi wasit memihak tuan rumah sehingga memaksa dirinya harus diusir dari lapangan lantaran kartu merah. Wasit dalam pertandingan tersebut, Viktor Kassai dari Hungaria mengganjar kartu merah terhadap Vidal pada menit ke-84.

Pengusiran tersebut terjadi setelah pemain timnas Cile berusaha mendapatkan bola dengan menjegal penyerang pengganti Madrid, Marco Asensio. Aksi Vidal tersebut dinilai Kassai sebagai pelanggaran keras yang harus diganjar kartu kuning kedua.  

 

"Ini seperti perampokan dan tidak bisa terjadi di Liga Champions. Kami merasa sangat dirugikan dengan keputusan wasit hari ini," ujar dia, seperti dikutip dari Football Espana, Rabu (19/4).

Vidal menegaskan, ia tak terima dengan kepemimpinan hakim pertandingan yang memaksa timnya harus pulang dengan kepala tertunduk. "Wasit melakukan sangat banyak kesalahan. Dan ketika wasit seperti itu, siapa pun akan sangat marah," sambung dia. 

Marah dan sikap kesal Vidal lantaran diusir dari pertandingan, memang terbilang wajar. Vidal diusir keluar lapangan, pada menit ke-84 ketika angka di papan skor menujukkan 2-1 untuk keunggulan Muenchen.  

Dengan skor agregat 3-3 memberi nafas bagi Mucnhen dengan memaksa Madrid bermain hingga babak tambahan. Akan tetapi, saat babak tambahan, Muenchen tak bisa berbuat banyak tanpa Vidal. Dengan keunggulan satu pemain, Madrid mencetak tiga gol untuk memastikan kemenangan.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement