Kamis 27 Apr 2017 11:24 WIB

Wenger Bela Sanchez Terkait Insiden Lawan Leicester

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani
Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger (tengah) pada laga Liga Primer Inggris lawan Leicester City di stadion Emirates, Kamis (27/4) dini hari WIB. Arsenal menang 1-0.
Foto: EPA/Will Oliver
Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger (tengah) pada laga Liga Primer Inggris lawan Leicester City di stadion Emirates, Kamis (27/4) dini hari WIB. Arsenal menang 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON—Pelatih Arsenal, Arsene Wenger membela anak asuhannya Alexis Sanchez saat laga melawan Leicester, Kamis (27/4) dini hari WIB. Pada laga lanjutan Liga Primer di stadion Emirates itu, Sanchez mendapat kartu kuning pada babak tambahan waktu karena menghalangi Christian Fuchs saat lemparan ke dalam.

Pemain Leicester itu akhirnya melempar bola ke bahu Sanchez. Namun, pemain asal Cile tersebut menjatuhkan diri dan menutup wajahnya. Tidak diketahui Sanchez mendapat kartu kuning karena berpura-pura atau menghalangi lemparan ke dalam.

Wenger mengatakan Sanchez tidak sadar ia harus dua meter di depan garis. "Saya kira dia tidak tahu dia harus sedikit menjauh. Saya harus katakan wasit tidak memberitahunya. Setelah percobaan pertama wasit tidak memberitahu ia harus bergeser," kata Wenger seusai laga seperti dilansir dari ESPN, Kamis (27/4).

Wenger mengatakan, ia menerima kartu kuning karena Sanchez tidak berdiri dijarak yang seharusnya. Tapi, kata Wenger, wasit atau hakim garis seharusnya memberitahu Sanchez sebelumnya. "Saat itu saya melihat ke kotak, seperti yang Anda pahami, karena saya kira yang berbahaya itu bukan Sanchez tapi apa yang terjadi di dalam kotak. Saya melihatnya dilempar ketika saya melihat videonya," kata Wenger.

Dalam pertandingan tersebut Arsenal cukup kesulitan membongkar pertahanan Leicester. Baru setelah menit ke ke-86 tendangan Nacho Monreal mengenai pemain bertahan Leicester, Robert Huth yang berbuah gol. Kemenangan ini menaikkan harapan Arsenal untuk masuk keempat besar Liga Primer untuk bisa ikut kualifikasi Liga Champions.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement