Jumat 12 May 2017 14:46 WIB

Everton Siap Hadapi Liga Europa Musim Depan

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani
Reaksi pelatih Everton, Ronald Koeman seusai laga Liga Primer lawan Manchester United di Old Trafford, Rabu (5/4) dini hari WIB. Laga berakhir imbang 1-1.
Foto: EPA/Nigel Roddis
Reaksi pelatih Everton, Ronald Koeman seusai laga Liga Primer lawan Manchester United di Old Trafford, Rabu (5/4) dini hari WIB. Laga berakhir imbang 1-1.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON—Pelatih Everton, Ronald Koeman mengatakan, timnya siap menghadapi Liga Europa musim depan. Saat ini Everton urutan tujuh klasemen Liga Primer yang artinya mereka masuk kualifikasi Liga Europa musim depan.

Musim ini Everton bermain 41 pertandingan di tiga kompetisi domestik. Musim depan, Everton akan memiliki lebih banyak jadwal saat ikut Liga Europa. Koeman mengatakan pada awal musim depan timnya akan lebih bugar dibanding musim ini. "Perbedaannya tim kami lebih bugar dibandingkan awal musim ini," kata Koeman.

Koeman mengatakan, musim depan akan berbeda karena pada awal musim ini banyak pemain Everton yang cedera. Ada delapan pemain cedera pada bulan Agustus dan September sehingga tim pelatih harus merubah rutinitas latihan. "Para pemain sudah mengenal pelatihnya, mereka tahu bagaimana cara latihannya, dan intensitas yang kami berikan di sesi latihan dan itu yang membedakan dengan musim lalu," kata Koeman.

Ia menambahkan, saat ini ia juga sudah lebih dalam mengenal para pemain dibandingkan tahun lalu. Dan hal tersebut, kata Koeman, membuat musim ini dan musim depan berbeda dengan cara yang positif.

Koeman juga mengatakan perencaan jadwal musim depan sudah disusun sejak awal tahun ini. Karena ia ingin mengakomodasi semua jadwal pemainnya. "Kami merencanakan jadwal musim depan sejak dua bulan lalu yang akan dimulai 3 Juni. Para pemain membutuhkan liburan dan beberapa pemain masih bertugas di tim nasional mereka," katanya.

Everton akan menjamu Waltord pada hari Jumat (12/5). Mereka akan mengakhir musim ini pada 21 Mei mendatang dengan melawan Arsenal.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement