REPUBLIKA.CO.ID, PADANG – Semen Padang dan Persib Bandung harus puas berbagi satu angka di GOR Haji Agus Salim, Padang pada Sabtu (13/5). Kedua tim hanya bermain dengan skor kacamata sepanjang laga. Dengan begitu, Kabau Sirah dan Maung Bandung hanya menambah satu angka di pekan kelima Liga 1.
Bagi Persib, hasil imbang ini membuat mereka gagal menggusur PSM Makassar dari posisi puncak klasemen Liga 1. Persib kini hanya mengoleksi 12 angka. Kalah satu angka saja dari Juku Eja yang baru akan memainkan pekan kelima awal pekan nanti melawan PS TNI.
Hasil imbang menyudahi rentetan kemenangan yang dibukukan Maung Bandung sejak pekan ketiga sampai pekan kelima. Namun, positifnya catatan clean sheet gawang Persib bertambah menjadi lima laga. Persib menjadi klub yang paling minim kebobolan di Liga 1 musim ini.
Gawang Maung Bandung baru dua kali kemasukan gol. Dua-duanya terjadi kala melawan PS TNI di pekan kedua.
Bagi Semen Padang, hasil ini membuat mereka naik satu garis ke peringkat 10 dengan nilai delapan. Setidaknya hasil ini memutus dua rentetan hasil buruk di dua pekan sebelumnya.
Kedua tim bermain sengit sejak awal laga. Tuan rumah Kabau Sirah memainkan pola 4-4-2. Didier Zokora turun sejak menit pertama mengawal lini tengah. Ia berduet dengan Rudi, Kevin, dan Riko Simanjuntuk untuk menyuplai duet striker Marcel Sacramento dan Adi Nugroho.
Sedangkan, Persib masih dengan pola kegemaran pelatih Djadjang Nurdjaman yakni 4-2-3-1. Dua penggawa muda andalan Gian Zola dan Febri Hariyadi sudah dapat diturunkan. Keduanya bahu membahu bersama Atep, Hariono, dan Dedi Kusnandar guna menyokong Shohei Matsunaga di posisi terdepan.
Peluang pertama didapatkan Maung Bandung pada menit kedelapan lewat aksi Dedi Kusnandar. Ia mendapatkan kesempatan lewat tendangan bebas usai penyerang Maung Bandung dilanggar pemain bertahan Kabau Sirah. Tendangan Dado masih bisa diamankan kiper Semen Padang, Muhammad Ridwan.
Tuan rumah melakukan aksi balasan dua menit kemudian. Rudi membuat umpan panjang ke arah kotak penalti Persib. Tapi penyerang Semen Padang terlambat sehingga bola dapat diamankan kiper M Natshir.
Pada menit ke-22. Febri melakukan pertunjukan di sisi kanan untuk coba mengelabui Novan Sasongko. Tapi pemain timnas U-22 itu kalah beradu fisik dengan Novan. Henhen yang jadi tandem Febri di sisi kanan tak mau ketinggalan membuat ancaman ke gawang Semen Padang. Henhen menendang bola muntah pada menit ke-29. Tapi masih saja belum tepat sasaran.
Riko Simanjuntak pun tak mau diam di sisi kanan permainan Kabau Sirah. Pemain asli Pematang Siantar tersebut melakukan tembakan langsung ke gawang Natshir. Lagi-lagi belum menemui sasaran. Aksi saling serang masih beberapa kali terjadi sampai wasit meniupkan tanda berakhirnya babak pertama. Skor masih sama kuat 0-0.
Pada babak kedua, Persib mulai melakukan perubahan buat memecah kebuntuan. Zola ditarik keluar dan diganti dengan Michael Essien.
Tapi Semen Padang tetap mampu mengimbangi permaina tim tamu. Marcel Sacramento mendapatkan peluang emas memecah kebuntuan pada menit 54 lewat tendangan keras di kotak penalti. Untungnya kiper Natshir cukup sigap.
Pada menit 56, Essien mendapatkan peluang perdananya. Ia mengeksekusi tendangan bebas yang dihadiahi wasit. Namun, tetap saja belum berhasil.
Selanjutnya tekanan demi tekanan bergantian dilakukan Semen Padang dan juga Persib. Barisan pertahanan kedua tim sama-sama rapi bekerja menghalau setiap ancaman. Hal itu membuat gelandang Persib Hariono mencoba peruntungan lewat tendangan dari luar kotak di menit 79 usai menerima bola dari Essien. Hasilnya masih sama.
Atep harus ditarik keluar pada menit 84. Ia mengalami cedera. Djadjang mengganti sayap 31 tahun itu dengan Raphael Maitimo. Kehadiran Maitimo pun tak mampu mengubah keadaan. Setelah lima menit waktu tambahan skor masih saja bertahan 0-0.