REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim nasional Indonesia U-16 sementara mengungguli Vietnam 1-0 pada babak pertama turnamen invitasi Tien Phong Plastic Cup 2017 di Stadion Hoa Xuan, Da Nang, Vietnam, Jumat (16/6). Indonesia memecah kebuntuan lewat gol kapten Brylian Aldama pada menit ke-23.
Tim asuhan Fakhri Husaini ini semestinya bisa mencetak gol lebih banyak andai lebih tendang di depan. Sayangnya penyelesaian akhir yang tak tenang membuat gol yang diharapkan gagal tercipta.
Permainan kombinasi operan pendek dan panjang timnas U-16 langsung mengancam gawang Vietnam pada menit kedua. Berawal dari lemparan ke dalam di sisi kanan, satu pemain timnas U-16 mengecoh dua pemain Vietnam sebelum mengirim umpan lambung ke tiang jauh. Andre Oktaviansyah dengan bebas menyambut bola, tapi sodorannya hanya tipis di sisi kiri gawang.
Dua menit berselang, Andre lolos di kotak penalti Vietnam setelah menerima umpan terobosan. Ia diganjal dan terjatuh, tapi wasit memberi sinyal bukan pelanggaran.
Menit ke-17 Hamsah Lestaluhu lepas dikotak penalti Vietnam, tapi tendangan mendatarnya hanya menyamping di sisi kanan gawang.
Dua menit berselang, giliran Rendy Juliansyah berhasil lolos di kotak 16 Vietnam. Ia mengecoh satu bek, tapi saat menendang posisi kakinya tak sempurna. Bola mental dan mengarah ke Hamsa. Sayang, Hamsa yang dalam posisi sangat bebas gagal mengangkat bola dengan sempurna sehingga berhasil dimentahkan kiper Nguyen Van Viet.
Akan tetapi pertahan Vietnam akhirnya jebol pada menit ke-23. Berawal dari serangan Vietnam yang dipatahkan di tengah, bola dioper ke Brylian. Ia dengan cepat mengoper Rendy yang bergerak ke kanan. Pergerakan Rendy menarik dua pemain bertahan Vietnam.
Ia kemudian dengan cerdik melepas bola ke arah Brylian yang berlari dari lini kedua. Meski dalam posisi dibayangi pemain Vietnam, Brylian dengan tenang menaklukkan Nguyen Van Viet dengan tendangan kaki kirinya. Gol ini disambut suka cita bench Indonesia.
Vietnam bukan tanpa perlawana. Hanya, meski beberapa kali mencoba mengancam, tak ada serangan yang benar-benar membahayakan gawang Indonesia. Satu peluang terbaik Vietnam tercipta pada menit ke-38 kala Nguyen Duc Hoang lolos di kotak penalti. Tapi kiper Ahludz Dzikri Fikri dengan sigap menghentikan bola sebelum Duc Hoang sempat menendang.
Indonesia masih mendapatkan sejumlah peluang hingga tambahan waktu empat menit pada babak pertama berakhir. Sayangnya, operan akhir yang tak akurat serta finishing yang lemah membuat gol tambahan tak tercipta.