Selasa 20 Jun 2017 09:38 WIB

Presiden Madrid akan Ajak Ronaldo Bicara Empat Mata

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Andri Saubani
 Cristiano Ronaldo (kanan) berpose dengan Presiden Real MAdrid Florentino Perez dalam seremoni perpanjangan kontrak CR7 di Santiago Bernabeu, Senin (7/11).
Foto: REUTERS/Susana Vera
Cristiano Ronaldo (kanan) berpose dengan Presiden Real MAdrid Florentino Perez dalam seremoni perpanjangan kontrak CR7 di Santiago Bernabeu, Senin (7/11).

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Presiden Real Madrid, Florentino Perez, berencana untuk berbicara dengan Cristiano Ronaldo guna menemukan solusi bagi masa depan bintang asal Brasil tersebut. Sebelumnya, Ronaldo dikabarkan ingin meninggalkan Madrid dan kemungkinan tertarik untuk kembali ke Manchester United. Ronaldo merasa tidak betah di Madrid, setelah ia dituduh mengemplang pajak sebesar 14,7 juta euro antara 2011 dan 2014 oleh otoritas pajak Spanyol.

Meski demikian, Iblis Merah meragukan kemungkinan Ronaldo kembali Old Trafford. Meskipun, MU dikatakan sebagai satu-satunya klub yang mampu membelinya. Iblis Merah menjual Ronaldo ke Madrid pada musim panas 2009 dengan harga 80 juta pound.

Perez memastikan tidak ada tawaran untuk Ronaldo ataupun pemain Madrid lainnya. Termasuk, Alvaro Morata dan James Rodriguez. Ia mengakui belum berbicara dengan Ronaldo sejak final Liga Champions. Ia hanya mendengar kabar terkait rumor transfer di Madrid melalui surat kabar.

Pria berusia 70 tahun itu lantas mengatakan bahwa ia akan mencari penyelesaian dari setiap masalah tersebut saat ia berbicara dengan Ronaldo setelah Piala Konfederasi usai. Ia mengatakan, Ronaldo jauh lebih kuat dan lebih penting daripada semua pemain di Madrid. "Hidup memberi anda solusi tak terduga dan anda harus menemukan solusi. Bukan saya atau siapa pun di Madrid yang mempertimbangkan kemungkinan Cristiano akan meninggalkan klub," kata Perez, dilansir dari Sky Sports, Selasa (20/6).

Perez, yang juga menyatakan klausul pelepasan untuk Ronaldo sebesar 1 miliar euro, itu juga membela Ronaldo. Ia tetap yakin kapten Portugal itu tidak bersalah atas tuduhan penipuan pajak. Ia meyakini, Ronaldo patuh dengan semua peraturan pajak.  "Pasti ada kebingungan yang akan diperbaiki. Yang saya tahu, Cristiano marah dengan cara dia diperlakukan oleh media," tambahnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement