REPUBLIKA.CO.ID, WOLVERHAMTON -- Kesedihan sedang melanda klub Liga Inggris Wolverhampton Wanderers menyusul kabar buruk yang menimpa kiper utama mereka Carl Ikeme. Penjaga gawang yang sudah mengabdi sejak 2003 di klub pengoleksi tiga gelar Liga Inggris itu didiagnosa mengalami Leukimia.
Ikeme diketahui mengalami gangguan kesehatan saat timnya melakukan persiapan pramusim 2017/2018. Saat dilakukan pemeriksaan medis, hasil tes darahnya menunjukkan sesuatu yang tak normal.
Setelah didiagnosa lebih mendalam, kiper 31 tahun ini diketahui positif mengidap Leukimia. Kanker sel darah putih ini pun sudah sampai kepada tahap mencemaskan sehingga membuat Ikeme harus segera menjalani serangkaian pengobatan termasuk chemotherapy.
Hal ini memaksa karier Ikeme di dunia sepak bola harus terhenti sampai waktu yang tidak ditentukan. "Kami semua sangat terkejut dan luar biasa sedihnya atas apa yang menimpa Carl. Relasi kami dengannya sudah terjalin sangat lama, sudah ada hubungan mendalam di antara kami sehingga ini benar-benar menyesakkan," kata Direktur Wolves Laurie Dalrymple dikutip dari the Guardian, Jumat (7/7).
Meski demikian, seluruh persona di Wolves sangat yakin Ikeme akan bisa melalui ujian berat ini. Menurut Dalrymple, pemain yang selalu jadi pilihan utama dalam lima musim terakhir itu merupakan seseorang yang tangguh.
Dalrymple mengatakan, semua orang tahu Ikeme ialah sosok petarung yang layak dipercaya bisa mengatasi masalahnya. "Tak ada keraguan, kami yakin Carl akan memenangkan pertarungannya melawan kanker ini," kata dia.
Dikutip dari Alodokter, Leukimia adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih memiliki fungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang.
Pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun lain halnya dengan pengidap kanker darah. Sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal, tidak dapat berfungsi dengan baik, dan secara berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang.
Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti hati, limfa, paru-paru, ginjal, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang. Ini membuat pengidapnya akan merasakan sakit di seluruh bagian tubuh yang terdampak.