REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pemain bintang Zlatan Ibrahimovic mungkin bukan lagi pemain Manchester United (MU). Namun, striker asal Swedia itu masih memiliki pengaruh besar di Old Trafford. Hal itu termasuk yang diungkapkan oleh gelandang United, Paul Pogba. Gelandang timnas Prancis ini mengatakan, Ibra adalah seorang pemimpin.
Jejak Ibra masih dirasakan di dalam tim, sekalipun ia sudah tak lagi bermain untuk Iblis Merah. "Dan dia masih menjadi pemimpin yang luar biasa, karena dia masih ada dalam tim, bahkan saat dia tidak bermain, dia adalah pemimpin di luar lapangan," kata Pogba, dilansir dari ESPN, Rabu (26/7).
Pemain berusia 35 tahun itu tampil mengesankan pada musim pertamanya di Iblis Merah dengan mencetak 28 gol. Sebelum akhirnya cedera yang menderanya membuatnya mengakhiri musim lalu lebih awal.
Ibra mengalami cedera ligamen lutut serius dan kemungkinan akan menepi selama sisa tahun ini. Karena itu, sedikit mengejutkan bahwa MU memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya di luar musim panas.
Namun demikian, mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu menjalani rehabilitasi bersama MU. Sementara pelatih Jose Mourinho menyatakan, ia membuka pintu untuk kembalinya pemain yang masih mempengaruhi kehidupan di klub tersebut.
Pogba menambahkan, bahwa dirinya datang ke Old Trafford untuk diharapkan menjadi pemimpin dalam tim. Pemain berusia 24 tahun ini telah bermain selama satu musim dengan Iblis Merah. Pogba mengatakan, ia bisa belajar dari pengalaman Ibra dan juga Michael Carrik serta semua pemain lainnya. "Saya pernah ada di sini, kami menang dan kami ingin tumbuh sebagai pemain dan juga pemimpin," tambahnya.