Kamis 27 Jul 2017 08:35 WIB

Conte Pertanyakan Ambisi Tottenham Hotspur

Rep: Lintar Satria Zulfikar/ Red: Israr Itah
Antonio Conte.
Foto: AP Photo/ Rui Vieira
Antonio Conte.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Antonio Conte mempertanyakan ambisi Tottenham Hotspur. Spurs yang menjual Kyle Walker ke Manchester City dengan harga 45 juta pound belum membeli pemain sama sekali pada bursa tranfer tahun ini. 

Sebelumnya Chairman Spurs Daniel Levy mengkritik bursa tranfer yang tidak stabil. Conte pun setuju bursa tranfer tahun ini sangat sulit. Tapi Conte yang membawa Chelsea juara Liga Primer musim lalu mengatakan status timnya dengan Tottenham berbeda.

"Jika mereka tidak sampai di Liga Champions, itu bukan tragedi. Jika mereka keluar pada babak-babak awal Liga Champions, bukan tragedi. Jika mereka keluar setelah pertandingan pertama di Liga UEFA dan kalah melawan Gent, itu bukan tragedi," kata Conte seperti dilansir dari BBC Sport, Kamis (27/7).

Tapi, lanjut Conte, jika hal-hal tersebut terjadi pada Chelsea, Arsenal, Manchester City, Manchester United dan mungkin Liverpool maka akan sangat menyakitkan. Conte mengatakan status tim juga harus dipertimbangkan.

"Setiap tim harus memahami ambisi mereka. Jika mereka berambisi meraih gelar Liga Champions maka mereka harus membeli pemain mahal. Kecuali jika ingin tetap di posisi yang sama. Sesederhana itu. Pertanyaan saya apa ekspektasi Tottenham?" kata Conte.

Sudah lebih dari 850 juta pound dihabiskan dalam bursa tranfer tahun ini. Perusahaan Keuangan Deloitte memprediksi bursa tranfer yang berakhir pada 31 Agustus ini akan melewati rekor tahun kemarin dengan total nilai tranfer sebesar 1,165 miliar pound.

Chelsea sudah menghabiskan 130 juta poundsterling untuk tiga pemain. Yakni Alvaro Morata dari Real Madrid, gelandang Tiemoune Bakayako dari Monaco dan pemain bertahan Antonio Ruediger dari Roma.

Sementara Tottenham menegaskan mereka ingin mempertahankan pemain mereka musim ini. Daniel Levy mengatakan klubnya belum membutuhkan pemain baru.

"Posisi kami di bursa tranfer adalah kami memiliki pelatih yang sangat percaya pada akademi. Jadi, kecuali kami menemukan pemain yang bisa membuat perbedaan besar, kami lebih memilih memberikan kesempatan pada pemain muda dari akademi," katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement