Senin 28 Aug 2017 03:59 WIB

Wenger Minta Maaf Setelah Arsenal Dihancurkan Liverpool

Rep: Lintar Satria/ Red: Andri Saubani
Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger (kedua kiri) pada laga Liga Primer lawan Liverpool di Anfield, Ahad (27/8). Arsenal kalah 0-4.
Foto: EPA/Peter Powell
Reaksi pelatih Arsenal, Arsene Wenger (kedua kiri) pada laga Liga Primer lawan Liverpool di Anfield, Ahad (27/8). Arsenal kalah 0-4.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Arsenal, Arsene Wenger meminta maaf kepada para penggemar Arsenal setelah timnya dipermalukan 4-0 di Anfield, Sabtu (27/8). Ia meminta pameminta para penggemar tetap setia dan percaya pada timnya.  "Jika beberapa orang merasa saya adalah masalahnya, maka saya meminta maaf karena saya adalah masalahnya," kata Wenger kepada Sky Sport, Senin (28/8).

Arsenal gagal menunjukkan performa terbaiknya pada pertandingan yang digelar di kandang Liverpool itu. Mereka sering kali kehilangan bola saat menekan dan gagal mengantisipasi serangan balik. Walaupun dikalahkan dengan skor yang cukup banyak Wenger percaya penggemar Arsenal tetap setia mendukung tim kesayangan mereka.

"Kami mau penggemar kami bersama kami bahkan kami kalah seperti tadi. Yang bisa kami lakukan adalah kembali dan memberikan performa yang lebih baik lagi," katanya.  

Wenger baru saja menandatangani perpanjang kontrak pada akhir musim lalu. Walaupun beberapa pendukung dan penggemar Arsenal meminta pelatih asal Prancis tersebut diganti.

Pada musim 2016/2017 Arsenal juga gagal masuk Liga Champions pertama kalinya setelah 21 tahun. Arsenal hanya berhasil finis di posisi kelima pada musim lalu.

Wenger menempatkan pemain baru Alexandre Lacazette di bangku cadangan. Keputusannya ini dipertanyakan banyak pihak. Saat ditanya apa yang salah dari Arsenal sehingga penampilan mereka sangat buruk dalam pertandingan ini Wenger menjawa semuanya.

"Sejak menit pertama kami tidak di level yang benar secara fisik, teknik dan mental dan kami pun dihukum," katanya.

Wenger mengakui performa timnya hari ini tidak bisa diterima. Dan hanya menjadi bual-bualan bagi Liverpool. Wenger mengatakan ia harus menelaah buruknya performa pemain-pemainnya. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement