Sabtu 16 Sep 2017 20:36 WIB

Ibra Optimistis Lebih Baik Saat Kembali Perkuat MU

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ratna Puspita
Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic.
Foto: Twitter/@ManUtd
Striker Manchester United, Zlatan Ibrahimovic.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Zlatan Ibrahimovic bertekad menjadi sosok pemain yang lebih baik bagi Manchester United, saat ia kembali bermain setelah pulih dari cedera. Pemain berusia 35 tahun ini mengatakan, kondisinya saat ini adalah tantangan baru baginya. Namun, ia mengatakan dirinya kuat secara mental. 

Ibra menegaskan, tidak ada yang bisa menghentikannya saat ia fokus kepada satu tujuan. Ibra pun menegaskan bahwa ia akan melewati semua kondisi saat ini.

"Saya akan memecahkan apapun untuk mencapai tujuan saya. Saat saya kembali bermain sepak bola di lapangan, saya akan menjadi lebih baik daripada sebelumnya, saya tidak kembali karena saya menjadi satu-satunya diri saya, saya kembali untuk menjadi sosok dengan versi yang lebih baik dari yang lama," kata Ibra, dilansir dari Sky Sports, Sabtu (16/9).

Striker asal Swedia itu meninggalkan Paris Saint-Germain dan bergabung dengan Iblis Merah di musim panas yang lalu. Ia telah mencetak 28 gol dalam musim perdananya di sepak bola Inggris.

Ibra juga mencetak gol pada laga Piala EFL dan Community Shield di Wembley. Selain juga memainkan peran kunci di Liga Europa di musim lalu, yang merupakan kompetisi di mana dia mengalami cedera lutut serius.

Karena cedera itu, Ibra terpaksa menyelesaikan musim lalu lebih awal. Setelah lima bulan berlalu dengan menepi dari lapangan, Ibra membuat kemajuan mengesankan dalam proses pemulihan cederanya. 

Dengan kondisinya yang semakin membaik, Ibra kemudian dihadiahi kontrak baru yang berlaku hingga akhir musim ini oleh Iblis Merah. Meski masih belum sepenuhnya pulih, namun Ibra tetap menunjukkan kesabarannya selama rehabilitasi.

"Saya merasa baik. Saya telah berlatih setiap hari sejak lutut saya dioperasi, tidak ada liburan," kata Ibra. 

Ibra mengungkapkan soal kondisi cederanya. Menurutnya, ia tidak pernah merasakan sakit. Namun, satu-satunya hal yang ia rasakan ialah saat ia merasa ada yang aneh dari gerakannya yang jelas menunjukkan ada yang tidak beres pada lututnya.

Ibra juga mengutarakan Iblis Merah bisa mencapai hal-hal besar. Ia melihat pada pencapaian pelatih Jose Mourinho yang menurutnya selalu mencapai yang terbaik di tahun keduanya melatih suatu klub.

Iblis Merah kembali menjajal Liga Champions musim ini setelah menjuarai Liga Europa musim lalu. Mereka juga masih berada di puncak klasemen sementara Liga Primer saat ini.

Ibra mengatakan, tahun ini akan menjadi tahun yang sangat menggairahkan. Karena dengan pemain baru yang ada, ia menilai tim menjadi lebih kuat. "Saya berharap kami melakukan hal-hal hebat. Saya hanya menanti momen untuk kembali ke tim dan bermain dengan mereka dan menikmati saat-saat itu," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement