REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Everton akan bertandang ke markas Manchester United di Old Trafford pada laga lanjutan Liga Primer, Ahad (17/8) malam WIB. Menjelang laga, pelatih Everton, Ronald Koeman, mengkhawatirkan ancaman yang akan muncul dari mantan striker mereka, Romelu Lukaku. Lukaku meninggalkan Everton dan bergabung dengan MU pada jendela transfer musim panas.
The Toffees mengetahui betul ancaman yang bisa timbul dari Lukaku, setelah dia mencetak lebih dari 20 gol di setiap tiga musim sebelumnya dengan the Toffees. Striker timnas Belgia itu juga telah menciptakan enam gol di semua kompetisi untuk klub barunya.
Everton belum meraih kemenangan sejak awal musim Liga Primer, dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Everton juga menuai kekalahan 0-3 dari Atalanta pada laga pembuka Liga Europa.
Karena itu, Koeman menekankan timnya untuk memperbaiki diri secara defensif atau mereka akan kebobolan gol oleh Lukaku pada laga akhir pekan ini. "Kami mengenalnya dengan sangat baik. Dia adalah salah satu striker terbaik. Saya sebutkan beberapa kali musim lalu, dia adalah finisher yang hebat, saya harap kita tahu bagaimana kita harus bertahan melawannya," kata Koeman, dilansir dari Sky Sports, Sabtu (16/9).
Koeman mengatakan, Lukaku sangat berbahaya saat ia berada di dalam kotak penalti. "Dia cepat, dia kuat. Jika kita bertahan bagaiman kita telah bertahan dalam beberapa laga terakhir, maka mungkin itu akan menjadi momen bagi di sore hari bagi Lukaku," tambahnya.
Pelatih asal Belanda ini juga mewaspadai Iblis Merah secara keseluruhan. Menurutnya, ada banyak pemain berkualitas di sekeliling Lukaku.
Koeman meraih kemenangan atas MU di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal pada Januari 2015 dan 2016, saat ia masih menjabat di Southampton. Pada laga kedua tim, April silam, gol penalti Zlatan Ibrahimovic yang membatalkan kemenangan the Toffees di Old Trafford. Saat itu, Everton menahan imbang MU 1-1.
Koeman pun mengenang hasil baik yang didapatkannya dalam tiga musim terakhir di Old Trafford. Namun demikian, pelatih berusia 54 tahun ini mengatakan ia terkesan dengan tim yang telah dibuat Mourinho untuk musim ini.
Bahkan, Koeman memerkirakan akan ada ujian yang lebih sulit pada laga besok. "Tapi Manchester United benar-benar kuat, tim yang lebih kuat dari musim lalu dan saat ini kami tidak berada di level kami musim lalu," ujarnya.