REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Everton Ronald Koeman menampik klaim the Toffees bisa finis empat besar pada akhir musim ini, yang dilontarkan manajer Manchester United Jose Mourinho. Ia menegaskan, anggapan itu tidak realistis.
"Adakah orang yang menganggap ini realistis untuk Everton? Tolong, ayo. Penggemar, media, kami butuh waktu," kata dia dikutip BBC, Senin (18/9).
Ketika ditanya apa yang dia anggap sebagai target yang realistis, pelatih asal Belanda tersebut mengatakan, "Sama seperti musim lalu."
Pada musim pertama pelatih 54tahun tersebut, Everton finis di peringkat ketujuh terpaut delapan angka dari posisi keenam MU. Everton kini telah kalah dalam empat pertandingan berturut-turut dengan kebobolan 12 gol dan menempati posisi tiga terbawah klasemen Liga Primer Inggris
The Toffees gagal mencetak gol dalam empat pertandingan berturut-turut di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak April 2006, termasuk dalam kekalahan 0-3 di Liga Europa melawan Atalanta pekan lalu.
Wayne Rooney adalah satu-satunya pemain yang mencetak gol di liga untuk Everton. Gol terakhirnya tercipta saat menghadapi Manchester City pada 21 Agustus.
Ia mengatakan, saat melihat jadwal awal musim, Everton tahu tidak akan memenangkan semuanya. Sebab mereka meladeni Manchester City, MU dan Chelsea, ditambah Tottenham di kandang sendiri. Empat pesaing gelar juara Liga Primer Inggris dengan satu pertandingan Liga Europa di antaranya menyulitkan Everton.
"Sekarang kami memiliki empat pertandingan di kandang dalam kompetisi yang berbeda dan kami perlu menang. Jika tidak menang, sebaiknya berhenti," tegasnya
Everton akan menghadapi tim peringkat ke-19 Bournemouth dan kemudian Burnley, keduanya berlangsung di Goodison Park. Sebelum itu, the Toffees menjamu Sunderland di Piala Liga Inggris.