REPUBLIKA.CO.ID, SERUI -- Perseru Serui meraih kemenangan 2-0 saat menjamu Arema FC pada pekan ke-27 Liga 1 2017 di Stadion Marora, Jumat (29/9).
Meski berhasil menang dan meraih tiga angka. Namun, hasil ini tak mengubah posisi klasemen sementara kedua kesebelasan. Perseru masih berada di zona merah degradasi, di peringkat ke-16 dengan 25 angka. Sedangkan Arema, tertahan di peringkat ke-7 dengan nilai 41 angka di papan klasemen sementara.
Kekalahan ini pun menjadi perdana di tiga laga terakhir skuat Singo Edan, yang berusaha berjuang memperbaiki posisi klasemen. Sementara bagi Pasukan Kudalaut, hasil ini menjadi penambal kecewa dari dua kekalahan sejak pekan ke-25.
Saat tanding, pelatih tuan rumah Agus Yuwono memainkan formasi 4-3-3. Tiga gelandang serang, Arthur Bonai, dan Marianda Djonak dipasang bersama Silvio Escobar di lini depan. Sementara, pelatih Arema Joko Susilo, menerapkan permainan 4-4-2.
Tim tamu mengandalkan dua pemain U-23 di laga kali ini. Ada nama Hanif Sjahbandi sebagai pemain gelandang sayap. Dia membantu Dedik Setiawan yang juga pemain U-23 di posisi serang bersama Arif Suyono.
Perseru memang tampil dominan di awal-awal pertandingan. Tetapi para pemain Arema juga tak kalah memberikan tekanan. Setengah jam pertandingan, tak ada gol yang terjadi. Meski kedua kesebelasan sama-sama kerja keras membuka keunggulan.
Pada menit ke-32, pelatih tamu, mempertajam lini depannya. Striker Arif Suyono, ditarik keluar. Posisinya digantikan Adam Alis Setyono. Kini ada tiga pemain U-23 Arema, di lini serang.
Tetapi, pada menit ke-34, tuan rumah justru berhasil membuka keunggulan. Lewat Arthur Bonai, Perseru berhasil mencuri kesempatan. Skor menjadi 1-0. Usaha tim tamu membalas gol selalu kandas sampai babak pertama usai. Skor 1-0 menutup 45 menit pertama pertandingan.
Memasuki babak kedua, Arema berusaha bangkit untuk membalas gol. Dominasi penguasaan bola ada di kaki-kaki Singo Edan. Sementara para pemain tuan rumah yang sudah unggul satu gol, memilih untuk bermain bertahan dan mengandalkan serangan-serangan balik.
Hasilnya, pun baik bagi tuan rumah. Pada menit ke-47, Perseru berhasil menggandakan kedudukan. Kali ini, pemain bertahan Ryutaro Kurabe berhasil membikin jebol gawang yang dijaga kiper Dwi Kuswanton. Skor menjadi 2-0.
Pelatih Joko terpaksa mengganti Hanif Sjahbandi pada menit ke-51, dengan memainkan bek Dendi Santoso. Arema, mulai merapatkan barisan pertahanannya agar tak kembali kebobolan. Perseru, pun kembali menguasai pertandingan.
Sejumlah peluang bagi Perseru untuk menambah jumlah gol beberapa kali terjadi. Namun, kerap gagal. Sedangkan Arema, tampak kesulitan membongkar pertahanan tuan rumah. Sampai pertandingan memasuki menit ke-90, tak ada lagi gol yang terjadi. Skor kemenangan 2-0 kali ini, milik Perseru atas Arema.