Selasa 03 Oct 2017 17:12 WIB

JK Terima Ketetapan OCA 40 Cabor Asian Games 2018

Rep: Fitriyanto/ Red: Ratna Puspita
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ketua Umum PBSI Wiranto dan Ketua INASGOC Erick Thohir berbincang saat meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (3/10).
Foto: Republika/Prayogi
Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Ketua Umum PBSI Wiranto dan Ketua INASGOC Erick Thohir berbincang saat meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (3/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima ketetapan Olympic Council of Asia (OCA) yang telah memutuskan Asian Games 2018 akan mempertandingkan 40 cabang olahraga, termasuk cabang baru rollersport. Hal tersebut akan difinalisasi pada pertemuan dengan presiden Asosiasi Komite Olimpiade (OCA).

"Ya, saya sudah dapat laporan. Kami menerima ketetapan 40 cabang. Selanjutnya, semua hal akan dituntaskan saat bertemu dengan Presiden OCA, pada 16 Oktober mendatang, Termasuk pula perubahan ketentuan dalam host city contract," kata Jusuf Kalla.

Kalla yang juga ketua dewan pengarah Panitia Pelaksana Asian Games (INASGOC) 2018 meninjau sejumlah venue di Senayan dan pemusatan latihan sejumlah cabang olahraga seperti bulu tangkis, pencak silat, dan panahan. Dalam kesempatan serupa, Ketua umum INASGOC Erick Thohir menyatakan semua hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan yang menjadi tanggung jawab INASGOC sudah dilaporkan kepada Kalla. 

"Baik itu mengenai ketetapan 40 cabang yang akan dipertandingkan di Asian Games tahun depan, progress di bidang sponsorship hingga negosiasi kesepakatan baru dalam host city contract (HCC) antara kami dan OCA,” kata Erick. 

Menurut Erick, dalam pertemuan di Kantor Wapres, Medan Merdeka Utara, Kamis (28/9) itu, JK memahami dasar keputusan yang diambil OCA berkaitan dengan ketetapan 40 cabang di Asian Games 2018. Ia menambahkan JK memberikan dukungan mengenai kesepakatan baru dengan OCA dalam HCC, terutama percepatan dalam penggunaan dana dari sponsor. 

Pada HCC yang lama, seluruh dana sponsor yang masuk ke OCA baru akan dicairkan setelah pembukaan Asian Games pada 18 Agustus 2018. Kini dengan kontrak baru HCC, dana dari sponsor Asian Games 2018 bisa langsung digunakan INASGOC, meskipun harus masuk ke Badan Layanan Umum (BLU). 

“Sebagai satuan kerja, INASGOC tidak boleh menerima penerimaan, sementara kita perlu. Oleh karena itu, digunakan BLU," kata Erick. 

Kesiapan venue

Dalam kunjungan itu, Kalla memastikan kesiapan tiga bidang yang menjadi fokus Panpel Asian Games 2018 yakni bidang prestasi, persiapan pertandingan dan infrastruktur atau venue pertandingan. Dalam kunjungan empat jam itu, JK meninjau pelatnas cabang bulutangkis di Cipayung, pencak silat di Padepokan Pencak Silat, TMII, dan panahan di Senayan.

Usai melihat dari dekat latihan para atlet nasional tersebut, JK juga memantau perkembangan pembangunan arena pertandingan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Di kompleks olahraga yang dibangun untuk menggelar Asian Games IV tahun 1962 itu, JK mendatangi Stadion Utama GBK, Istora, lapangan panahan, hoki, bisbol, dan tiga lapangan latihan ABC. 

Kunjungan kerja ini penting untuk memastikan program yang berkaitan dengan bidang prestasi dan infrastruktur berjalan lancar. "Hari ini saya memastikan kedua bidang itu, prestasi dan infrastruktur berjalan lancar,” kata Kalla.

Seperti diketahui, di bidang prestasi, Indonesia menargetkan peringkat 10 besar Asia di Asian Games 2018. Di bidang infrastruktur, sesuai agenda dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mayoritas dari 14 venue yang ada di GBK siap diserahterimakan dalam waktu tiga bulan lagi.

Kalla mengatakan para atlet kita di cabang bulutangkis, pencak silat, dan panahan terus mempesiapkan diri. “Saya juga memastikan kesiapan venue pertandingan yang dibangun Kementerian PU PR berjalan sesuai jadwal. Saya pikir, kita tidak perlu khawatir dan tetap optimistis akan sesuai jadwal," kata Kalla.

Saat berada di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, JK yang ditemani Ketua Umum PBSI Wiranto menyempatkan diri beradu tepok bulu angsa dengan dua pemain andalan Indonesia, Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Usai bermain tak kurang dari 10 menit, JK menyempatkan diri melihat mess atlet putra dan ruang makan atlet serta menyapa beberapa atlet yang sedang menikmati sarapan pagi.

JK datang bersama rombongan yang terdiri dari Ketua Umum INASGOC, Erick Thohir, Sekjen, Eris Herryanto, Direktur Venue & Environment Syahrier Nawir, dan Jubir INASGOC Danny Buldansyah. Kedatangan JK disambut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Sesmenpora Gatot S Dewabroto, Kabid Pembinaan PBSI Susy Susanti, dan Ketua Pengda PBSI DKI Jakarta Alex Tirta. 

Saat mengunjungi pelatnas pencak silat di Padepokan Pencak Silat, TMII, JK beserta rombongan diterima Kabid Pembinaan dan Pengambangan IPSI Edhy Prabowo. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement