REPUBLIKA.CO.ID, ALICANTE — Kapten timnas Spanyol Sergio Ramos mengatakan kemenangan 3-0 atas Albania menunjukkan persatuan di negarnya tetap terjaga. Pemain Real Madrid ini menegaskan, ia dan rekan-rekannya sudah lelah dengan isu politik yang seminggu belakangan merusak konsentrasi timnya.
Spanyol mengalahkan Albania sekaligus memastikan tiket menuju Piala Dunia 2018 di Rusia, Sabtu (7/10) dini hari WIB. Tambahan tiga angka ini membuat Spanyol kokoh di puncak klasemen Grup G dengan 25 angka.
Koleksi angka ini sudah tak mungkin lagi tersalip oleh lima penghuni Grup G lainnya. Penguntit terdekat Spanyol di posisi kedua, Italia, hanya punya 20 angka. Dengan cuma menyisakan satu laga, perolehan angka Spanyol sudah tak mungkin lagi terkejar.
Menurut Ramos, hingga perjalanan Spanyol di Piala Dunia dimulai Juni 2018 mendatang, seluruh masyarakat di negaranya harus memberikan dukungan maksimal. "Tim ini sudah memberikan pembuktian, kini saya pikir giliran semua pihak untuk mendukung timnas tanpa perlu meragukan solidnya tim ini," kata Ramos, dilansir AS, Sabtu.
Sebelum laga melawan Albania, timnas Spanyol harus menghadapi konflik politik di dalam negaranya menyusul keinginan Katalunya menggelar referendum kemerdekaan pada Ahad (1/10). Bahkan, bek Barcelona Gerard Pique sempat melontarkan rencana untuk mundur kalau sikap politiknya mengganggu tim.
Pique tidak pernah terang-terangan mendukung Katalunya memisahkan diri dari Spanyol namun dia turut mengampanyekan agar warga menggunakan hak pilihnya ketika referendum. Sikap ini membuat Pique kerap dicemooh oleh penggemar La Roja.