REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengatakan Inggris memiliki pemain-pemain bertalenta yang bisa bersaing dengan tim terbaik di dunia seperti Spanyol dan Brasil. Dia pun menyatakan komitmennya untuk memilih pemain lokal sebagai ekspresi terima kasih kepada Inggris.
Pochettino sebelumnya mengatakan identitasnya sebagai seorang pelatih ialah untuk menghasilkan pemain Inggris yang bagus. Hal ini sebagai ungkapkan terimakasihnya kepada Inggris.
“Bagi saya, karena saya meninggalkan negara saya ketika masih sangat muda, jadi ini seperti ucapan ‘terima kasih’,” kata dia seperti dilansir dari ESPN, Sabtu (14/10)
Menurut dia, Inggris merupakan negara yang membuka pintu ketika dia tidak bisa berbahasa Inggris. “Bagaimana orang-orang memperlakukan saya, keluarga saya dan staf saya dengan sangat baik. Ini cara saya untuk ungkapkan terimakasih kepada Liga Primer dan orang-orang yang percaya pada saya," katanya.
Sejak tiba di Inggris untuk melatih Southampton pada 2012, Pochettino lebih suka untuk mempromosikan pemain yang berasal dari akademi klub ke skuat utama, membeli dan mengembangkan pemain muda, dibandingkan membeli pemain mahal.
"Tentu, telanta ada di sini. Tidak ada keraguan untuk itu. Tidak diragukan," kata Pochettino.
Ia mengakui kebijakannya sedikit menyimpang untuk klub Inggris. Tapi, Upaya Pochettino mengembangkan pemain muda telah memberikan sumbangsih bagi tim nasional Inggris.
Setidaknya 12 dari 30 debutan timnas Inggris, termasuk Adam Lallana, Harry Kane dan Dele Ali, pernah dilatih oleh Pochettino, baik di Southampton maupun di Tottenham Hotspurs. "Pemain-pemain Inggris sangat bertalenta. Ini hanya tentang visi Anda dan bagaimana Anda memandang mereka dan bagaimana Anda memberi bentuk dan alat untuk dimainkan dan ditampilkan," kata Pochettino.
Dia pernah menyatakan Inggris bisa memproduksi pemain berkualitas seperti Spanyol dan Brasil. Dia masih mengutarakan keyakinan terhadap talenta pemain Inggris kendati Three Lions menunjukkan peforma kurang meyakinkan selama kualifikasi Piala Dunia 2018.
"Ketika saya tiba lima tahun lalu, ada sedikit tabu bahwa 'oh pemain muda tidak bermain, kami tidak memiliki bakat yang sama seperti di Spanyol, atau Argentina, Brasil'. Saya tidak mengatakan apa pun. Tidak mengatakan ya dan tidak," katanya.
Tapi ketika melihatnya langsung, Pochettino yakin talenta Inggris sama dengan talenta pemain-pemain muda Spanyol, Argentina dan Brasil. Ia mengatakan ia suka memberikan kemungkinan dan membantu pemain muda untuk meraih mimpi mereka.