REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Juergen Klopp menilai striker Manchester United (MU) Romelu Lukaku seharusnya menerima kartu merah saat menghadapi Liverpool di Anfield, Sabtu (14/10) malam. laga lanjutan Liga Primer Inggris ini berakhir imbang 0-0.
Klopp percaya bahwa Lukaku layak diusir dari lapangan setelah sebelumnya sempat bentrok dengan Dejan Lovren pada interval pertama. "Saya merasa wasit seharusnya memberikan kami penalti. Kemudian mungkin kartu merah pada situasi Lukaku dan Lovren. Dua situasi, dengan keputusan berbeda mungkin berujung hasil berbeda," kata Klopp, dilansir Liverpool Echo, Ahad (15/10).
Terkait hasil imbang 0-0 tersebut pria Jerman mengatakan apabila penampilan timnya sudah bagus. Hanya, the Reds dinilainya kurang beruntung dalam penyelesaian terakhir.
"Saya kira ini layak dihargai tiga angka. Kami tidak beruntung pada dua atau tiga situasi terakhir. De Gea juga membuat penyelamatan yang bagus. Meski pada beberapa pertandingan terakhir kami tidak sempurna, kami amat fokus. Ketika lawan dengan pertahanan seperti ini datang, Anda takkan bisa membuat 20 peluang," ungkap Klopp.
Pada bigmatch kali ini, Si Bangau Merah tampil lebih mendominasi. Mereka juga memiliki peluang lebih banyak ketimbang Iblis Merah. Sedangkan untuk penguasaan bola Henderson dan kawan-kawan mencatatkan 62 persen penguasaan bola dan 18 peluang, lima di antaranya tepat sasaran. Sementara itu MU hanya melepas enam tembakan dan hanya satu yang mengarah ke gawang.
"Kami harus kreatif dan berani di situasi seperti ini. Kami tidak lagi mencetak gol dengan mudah dan tantangan terbesar adalah tidak kehilangan rasa percaya diri dan kami tidak mengalaminya. Kami terus melangkah. Saya sudah mengatakan pada para pemain bahwa mereka akan kesulitan dengan bergabung di Liverpool," kata dia.
Baca: United Redam Agresivitas Liverpool dengan Kesabaran