Kamis 16 Nov 2017 21:45 WIB

Pelatih Timnas Suriah Puji Pertandingan Kontra Indonesia

Rep: bambang noroyono/ Red: Budi Raharjo
Pemain Timnas U-23 Indonesia Osvaldo Ardiles Haay (kanan) berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Suriah Fares Arnaout (kedua kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Kamis (16/11).
Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Pemain Timnas U-23 Indonesia Osvaldo Ardiles Haay (kanan) berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Suriah Fares Arnaout (kedua kanan) dalam pertandingan persahabatan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang Timur, Jawa Barat, Kamis (16/11).

REPUBLIKA.CO.ID,CIKARANG -- Suriah U-23 memaksa Indonesia U-23 kandas 3-2 saat kedua kesebelasan melakoni uji coba, pada Kamis (16/11) di stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Pelatih Suriah, Hussein Affash merasa bangga timnya bisa mengalahkan kesebelasan tuan rumah.

Tetapi Affash mengatakan, hasil malam ini bukan yang utama. Affash mengatakan paling penting bagi dia menyoroti jalannya pertandingan. Affash menilai, pertandingan antara skuatnya dan penggawa Luis Milla Aspas merupakan pertandingan yang berkelas.

"Pertandingan yang sangat bagus dan sangat ketat," kata Affash usai laga di Cikarang, Bekasi, Kamis (16/11). Menurut dia, meskipun timnya mampu menang. Namun sebetulnya Indonesia bermain tak buruk. Indonesia punya banyak peluang. Dan kami terpaksa mengubah taktik bermain, sambung dia.

Akan tetapi, meski memuji permainan timnas Indonesia, Affash menilai Hansamu Yama dan kawan-kawan bermain terlalu agresif. Bahkan kata dia, tak sedikit para penggawa Garuda Muda nekat mengambil risiko pelanggaran. "Pemain Indonesia terlalu banyak melakukan pelanggaran," ujar dia.

Saat pertandingan kedua kesebelasan, Indonesia tertiggal awal. Suriah mampu membuka keunggulan pada menit ke-30 lewat gol milik Moemin Naji. Namun gol tersebut berhasil dibalas oleh Septian David Maulana pada menit ke-35.

Sayang bagi gawang yang dijaga oleh kiper Satria Tama Hardiyanto. Pada menit ke-43, Moemin Naji kembali membungkamnya dan membuat skor menjadi 1-2. Untung saja, sebelum turun minum, pada menit ke-44 Osvaldo Ardiles Haay kembali menyamakan kedudukan.

Skor babak pertama berakhir imbang 2-2. Di babak kedua, hanya satu gol yang terjadi. Suriah mengamankan kemenangan pada menit ke-53. Kali ini kewat gol Abdul Al-Rahman Barakat. Satu gol tersebut, membuat skor menjadi 2-3. Tim Garuda Muda, tak mampu membalas gol tersebut sampai pertandingan usai. Skor berakhir 2-3.

Usai laga timnas Indonesia U-23 dan Suriah U-23, pada Sabtu (18/11) laga tanding kedua akan kembali digelar. Yaitu mempertemukan antara skuat senior Garuda Indonesia menjamu Suriah U-23. Usai laga tersebut, timnas Garuda senior akan kembali melakoni uji tanding menjamu skuat timnas dari Guyana, Sabtu (25/11).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement