REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Mauro Icardi enggan membahas peluang Scudetto setelah Inter Milan mengalahkan Atalanta 2-0 dalam lanjutan Serie A di Giuseppe Meazza, Senin (20/11) dini hari WIB. Ia tak mau mengulangi kesalahan serupa seperti musim-musim sebelumnya.
"Jangan lupakan dua tahun lalu kami berada di puncak dengan Roberto Mancini pada Januari lalu lalu anjlok," kata Icardi kepada Mediaset Premium, dikutip Football Italia.
Kemenangan ini membuat Inter mengumpulkan nilai 33, tertinggal dua angka di belakang pemimpin klasemen sementara Serie A Napoli. Inter menggusur Juventus dari posisi kedua setelah Bianconeri takluk dari Sampdoria 2-3.
Namun karena laga baru memasuki pekan ke-13, ia tak mau pongah. "Kita akan lihat di bulan Mei apakah kami masih di atas sana," ujar dia. "Tujuannya adalah untuk lolos ke Liga Champions dan setelah itu saya bisa memikirkan Piala Dunia."
Penyerang timnas Argentina ini mengatakan hasil laga kontra Atalanta sebagai kemenangan penting. Inter, kata dia, hanya harus fokus pada diri sendiri untuk memetik kemenangan.
Ia lega karena berhasil memaksimalkan dua operan silang menjadi gol. Namun ada sedikit penyesalan karena ia merasa seharusnya bisa mencetak gol sejak babak pertama. Tapi saat itu ia melewatkan peluang emas.
Icardi melewatkan tugas internasional membela Argentina karena adanya peradangan pada tendon lutut.
"Lutut saya sedikit sakit, tapi jika saya terus mencetak gol seperti itu, saya bisa mengatasinya," ujar dia mantap.
Lihat cuplikan pertandingan dan gol Icardi ke gawang Atalanta: (sumber: Youtube)