REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLA -- Pelatih Liverpool Juergen Klopp menggambarkan kebobolan tiga gol yang dialami timnya setelah sempat unggul 3-0 atas Sevilla sebagai 'kesalahan penilaian' dari para pemainnya. The Reds dianggap terlalu memandang rendah sebelah mata Sevilla dan tidak memiliki tingkat kewaspadaan yang cukup setelah unggul jauh.
Dua gol dari Roberto Firmino dan satu dari Sadio Mane pada babak pertama membuat Liverpool berada di ambang lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Namun dominasi mereka sirna usai jeda. Wissam Ben Yedder menyumbangkan dua gol bagi Sevilla dalam waktu kurang 15 menit. Kemudian Guido Pizarro mencetak gol penyama skor ke gawang Liverpool pada menit ketiga injury time.
"Itu babak pertama yang fantastis bagi kami, namun pada babak kedua kami melakukan kesalahan dan tidak menguasai lapangan," kata Klopp seperti yang dilansir dari Sky Sports. "Kami menjadi pasif, mereka mencetak gol pertama, maka jelas suasana berubah dengan cepat. Itu memberi mereka dorongan besar."
Menurut Klopp timnya juga melakukan hal yang sama saat bertanding di kandang. Liverpool menggunakan dukungan penonton untuk menciptakan atmosfer yang membuat pemain bersemangat.
"Atmosfer tuan rumah telah membantu banyak Sevilla dan mereka harus menunjukkan karakter sebagai tuan rumah," ujar dia.
Jika pertandingan berlangsung di Anfield, Klopp meyakini hasil akan berbeda. Namun karena Sevilla menjadi tuan rumah, mereka menunjukkan karakter pada babak kedua. Klopp menekankan bahwa timnya telah membiarkan Sevilla bangkit.