Kamis 23 Nov 2017 10:43 WIB

Menkeu Awasi Pembangunan Venue Asian Games 2018

Rep: Fitriyanto/ Red: Ratna Puspita
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani untuk pertama kalinya meninjau venue yang akan digunakan Asian Games 2018. Peninjauan dilakukan Kamis (23/11) pagi.
Foto: Republika/Fitrianto
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani untuk pertama kalinya meninjau venue yang akan digunakan Asian Games 2018. Peninjauan dilakukan Kamis (23/11) pagi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani meninjau sejumlah venue Asian Games 2018 yang sedang dalam tahap pembangunan di Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11) pagi. Ia pun mengatakan pembangunan venue untuk event ragam olahraga itu akan diawasi. 

Sri menyatakan penggunaan anggaran untuk pembangunan infrastruktur akan terus diawasi. "Ini menggunakan anggaran negara jadi memang pertangungjawaban harus jelas,” kata dia, Kamis. 

Pada kesempatan itu, Sri juga menyatakan agar masyarakat bangga memiliki Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta. “Kawasan yang dibangun di era Presiden Soekarno ini menjadi bagian sejarah bangsa,” kata dia. 

Menkeu pun menyatakan setelah direnovasi, penampilan Kawasan Gelora Bung Karno semakin modern. “Ini sangat membanggakan,” ujar Menkeu.

Selain memuji perkembangan pembangunan Venue, Menkeu juga berharap atlet Indonesia mencetak prestasi di Asian Games 2018. Pesta olahraga antarnegara di Asia itu akan digelar pada Agustus mendatang.

Menkeu tiba di Kawasan GBK sekitar pukul 08.00 wib dan langsung mencoba lintasan atletik. Setelah itu, mantan direktur Bank Dunia ini juga menjajal rumput stadion Utama GBK Senayan Jakarta.

Selain Menkeu, hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basuki Hadimuljono, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Sesmenpora Gatot Dewabroto, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwasata Triawan Munaf.

Usai dari GBK, Menkeu dan rombongan menggunakan mobil listrik menuju Aquatic Center, kemudian dilanjutkan ke Istora GBK Senayan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement