Ahad 03 Dec 2017 22:03 WIB

Dikalungi Perunggu Olimpiade 2008, Lisa Rumbewas Pingsan

Rep: Fitriyanto / Red: Ratna Puspita
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir (kanan) dan Anggota Senior IOC Rita Soebowo (kiri) memberikan medali/penghargaan kepada atlet angkat besi Lisa Rumbewas di sela-sela Rapat Koordinasi Akhir Tahun 2017 KOI di Jakarta, Ahad (3/12) malam. Pada acara tersebut juga disampaikan rencana KOI dalam mempersiapkan tim Indonesia baik untuk test event maupun saat perhelatan Asian Games 2018.
Foto: Republika/Prayogi
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Erick Thohir (kanan) dan Anggota Senior IOC Rita Soebowo (kiri) memberikan medali/penghargaan kepada atlet angkat besi Lisa Rumbewas di sela-sela Rapat Koordinasi Akhir Tahun 2017 KOI di Jakarta, Ahad (3/12) malam. Pada acara tersebut juga disampaikan rencana KOI dalam mempersiapkan tim Indonesia baik untuk test event maupun saat perhelatan Asian Games 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Lifter Asal Papua Lisa Rumbewas dengan gagah naik ke atas panggung pada ajang KOI Awards 2017, Ahad (3/12) malam. Lisa yang mengenakan Jas hitam berdiri berdampingan dengan Ketua KOI Erick Thohir, mendengarkan dengan khidmat theme song Olimpiade.

Setelah itu, Erick yang mewakili IOC mengalungkan medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 kepada Lisa Rumbewas. Lifter yang juga peraih medali di Olimpiade Sidney 2000 dan Athena 2004 ini masih tegar berdiri.

Namun, saat anggota senior IOC Rita Soebowo menyematkan pin olimpiade. Lisa terisak menahan tangisnya. Sesaat kemudian ketika memanggil nama Rita, Lisa tak kuasa menahan emosinya dan terjatuh di atas panggung.

Ibunya Lisa Rumbewas, Ida Korea, yang ikut mendampingi putrinya, menyatakan putrinya sangat terharu dan tidak menyangka akan mendapat medali perunggu Olimpiade 2008. "Lisa tidak bisa menahan emosinya. Dia tidak menyangka akan mendapat medali ini. Terima kasih atas semua pihak yang telah membantu putri saya,” kata dia. 

Acara Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Awards 2017 yang digelar Ahad (3/12) malam di Hotel Sheraton Gandaria City terasa semakin istimewa. Pada malam itu digelar juga acara pengalungan medali perunggu kepada lifter wanita Indonesia Lisa Rumbewas. Pemerintah juga memberikan bonus Rp 200 juta kepada Lisa.

KOI malam itu mewakili Internasional Olimpic Committee (IOC) menyerahkan medali perunggu kepada lifter asal Papua tersebut. Lisa pada 2016 lalu dinyatakan berhak atas medali perunggu angkat besi kelas 53 kg putri Olimpiade Beijing 2008.

Ini setelah peraih perunggu sebelumnya Nastassia Novikava (Belarusia) terbukti positif menggunakan doping turinabol dan stanozolol. Lisa yang saat itu menempati peringkat empat akhirnya dinyatakan berhak atas medali perunggu.

Erick Thohir menyambut gembira dengan hasil keputusan tersebut. "Tentu kita menyambut gembira dengan keputusan IOC yang memberikan medali perunggu kepada atlet kita Lisa Rumbewas,” kata dia. 

Pada kesempatan kali ini, KOI juga mengumumkan pembentukan Tim Indonesia. Tim ini terdiri dari tujuh atlet yakni Lilyana Natsir (Bulutangkis), Eko Yuli Irawan (Angkat Besi), Arki Dikania Wisnu (Basket), I Gede Siman Sudartawa (Renang), Deananda Choirunissa (panahan), Pungky Apresia (Voli), Hendro Yap (Atletik) dan Raphael Maritimo (sepakbola).

Menurut Erick, pembentukan Tim Indonesia ini sebagai duta olahraga Indonesia untuk memperkenalkan atlet Indonesia yang nanti tampil di Asian Games maupun ajang multi event lainnya.

"Kalau di luar negeri, sudah biasa negara memiliki tim yang membawa nama negara. Seperti Tim Amerika, yang merupakan atlet elite Amerika untuk mempromosikan Olahraga negaranya,” kata dia. 

Pada kesempatan ini, KOI juga memberikan penghargaan kepada pimpinan kontingen multi event, atau Chief de Mission. Yakni CdM Children of Asia Yakuts Rusia 2016, CdM Olimpiade Rio Brazil 2016, CdM Asian Beach Games Danang Vietnam 2016, CdM Winter Games Sapporo 2017, CdM Islamic Solidarity Games Baku Azerbaijan 2017 dan CDM SEA Games Kuala Lumpur Malaysia 2017.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah atlet yang berhasil memecahkan rekor SEA Games 2017, di antaranya Hendro Yap yang memecahkan rekor jalan cepat 20km. I Gede Siman Sudartawa selaku pemecah rekor renang gaya punggung 50 meter. Juga, kepada peraih emas Olimpiade Rio 2016 Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement