Ahad 11 Feb 2018 17:52 WIB

Conte Sebut Chelsea Bodoh Jika Pecat Dirinya

Conte berpendapat tim harus bekerja karena kepercayaan, bukan hasil tim.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita
Antonio Conte
Foto: AP Photo/Matt Dunham
Antonio Conte

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Antonio Conte mengatakan kepada klubnya, Chelsea, bahwa memecatnya akan menjadi reaksi yang bodoh setelah hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir. Dia mengatkaan memecat seorang pelatih ketika tim sedang berada dalam posisi sulit bukan tindakan yang cerdas.

"Ada dua cara, yaitu bodoh dan cerdas. Ini pendapat saya,” kata pelatih 48 tahun dalam sebuah konfrensi pers dikutip Football Italia, Ahad (11/2).

Allenatore asal Italia tersebut menjelaskan cara yang cerdas, yakni tim terus bekerja dengan manajer atau pelatih bukan karena apa yang dia capai dalam satu musim. Namun, tim tetap bekerja dengan pelatih karena mempercayainnya. “Kemudian, Anda membangun sesuatu bersamanya," kata dia. 

Conte melanjutkan melakukan pekerjaan di Liga Primer tidaklah mudah, khususnya kalau harus terus meraih kemenangan. Dia pun kembali menekankan hal terpenting dalam pekerjaannya, yakni kepercayaan dan bukan hasil yang diraih oleh tim. 

Dia mengatakan klub bisa saja memecat pelatih meski tim terus mengalami kemenangan. “Cara saya melihatnya, Anda bisa menang tapi pada saat bersamaan klub mungkin tidak akan senang tinggal bersamamu. Jika demikian, ada baiknya melepaskan pelatih pergi," kata dia.

“Pada saat yang sama saya sangat menghormati pendapat semua orang. Jika klub memutuskan untuk memecat saya, saya tidak tahu kapan itu akan terjadi karena mereka tidak senang dengan pekerjaan saya.”

Conte sukses mempersembahkan gelar Liga Primer Inggris pada musim pertamanya membesut tim London Barat. Namun, memasuki periode kedua performa Chelsea di bawah Conte merosot. 

Bahkan, the Blues kalah pada dua pertandinga terakhir dari tim papan tengah, yakni Watford dan West Bromwhich Albion. Alhasil, pencapaian tersebut memunculkan kabar apabila manajemen Chelsea bakal menggusur posisi Conte di Stamford Bridge.

Sejatinya, kontrak Conte bersama Chelsea akan berakhir pada pertengahan 2019. Dia pun mengaku merasa senang apabila klub memberikannya waktu untuk melakukan sisa pekerjaannya bersama Eden Hazard dan kawan-kawan.

Di sisi lain, Conte menilai performa the Blues sejauh ini tidak begitu buruk. Buktinya, mereka sukses melangkah ke babak 16 besar Liga Champions dan mencapai semifinal Piala Liga. 

The Blues untuk sementara bertengger diurutan kelima klasemen Liga Primer dengan perolehan 50 poin terpaut 22 angka dari Manchester City yang berada di urutan pertama. Menurut dia, hal tersebut tak seperti gambaran oleh media-media Inggris belakangan ini. 

"Kami mengerti bahwa kalah dua gim berturut-turut situasinya tidak sederhana. Namun, mungkin kita sedang meningkatkan tim untuk bangkit dari keterpurukan ini. Kita berbicara tentang tim yang berada di urutan keempat liga. Namun seolah-olah kami adalah tim yang bertarung di zona degradasi sedangkan kami benar-benar memenuhi harapan kami."

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement