Selasa 13 Feb 2018 19:31 WIB

Beda Nasib Tim Panahan Putra dan Putri di Turnamen Invitasi

Tim putra melaju ke final sementara tim putri dikalahkan lawannya.

Atlet panahan Indonesia  Bagas Prasetyadi membidik sasaran saat perempat final nomor recurve  tim campuran pada ajang 18th Asian Games Invitation Tournament di Lapangan Panahan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/2).
Foto: Republika/Iman Firmansyah
Atlet panahan Indonesia Bagas Prasetyadi membidik sasaran saat perempat final nomor recurve tim campuran pada ajang 18th Asian Games Invitation Tournament di Lapangan Panahan, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (13/2).

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKART -- Tim panahan beregu nomor recurve putra dan putri Indonesia mendapatkan hasil berbeda pada babak semifinal Turnamen Invitasi Asian Games (AG) 2018 di Lapangan Panahan Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2). Tim putra melaju ke final sementara tim putri dikalahkan lawannya.

Di sektor putra, kolaborasi Aviyanto Bagas Prasetyadi, Okka Bagus Subekti, dan Riau Ega Agata melaju ke babak final setelah mengalahkan tim asal Malaysia dengan skor 5-3. Padahal, sebelumnya Riau Ega dkk. sempat tertinggal.

Pada gim pertama tim Indonesia tertinggal 55-59, namun berikutnya mampu bangkit dengan meraih hasil sama 58-58. Pada dua gim berikutnya, Riau Ega dan kawan-kawan mampu tampil bagus sehingga mampu meraih kemenangan dengan skor 58-55 dan 52-51.

Dengan mampu lolos ke final, Riau Ega dan kawan-kawan sudah ditunggu oleh tim Taiwan yang lolos ke final setelah mengalahkan tim Mongolia dengan skor 6-2. Tim Taiwan diperkuat oleh Wei Chun Heng, Luo Zheng Wei dan Deng Yu Cheng.

Pertemuan antara Indonesia melawan Taiwan di partai puncak ini dipastikan bakal ketat. Apalagi, lawan tim tuan rumah lolos cukup meyakinkan setelah pada laga sebelumnya mengalahkan tim Singapura dengan skor telak 6-0. Adapun tim recurve putri Indonesia yang diperkuat oleh Aqidatul Izzah, Diananda Choirunisa dan Titik Kusumawardani harus menyerah 5-4 di dari tim Hongkong yang diperkuat Wang Cheuk Ying, Wu Sze Yan dan Lee Shuk Kwan.

Pertandingan semifinal antara tim Indonesia dan Hongkong ini terbilang ketat sejak awal. Pada gim pertama Indonesia menyerah 54-55, tapi pada gim berikutnya Diananda dan kawan-kawan mampu berbalik unggul 48-43. Begitu juga gim ketiga unggul dengan skor 53-49.

Namun, pada gim keempat Indonesia harus menyerah dengan skor 49-51. Kondisi ini perlombaan dilanjutkan dengan gim tambahan. Hanya, tim tuan rumah kurang beruntung karena kalah tipis T25-T-26. Akhirnya, Indonesia hanya berhak mengejar perunggu melawan Taiwan.

"Tim yang diturunkan di test event ini adalah atlet seleksi untuk menuju tim inti. Jadi mereka masih membutuhkan banyak adaptasi. Apalagi, lapangan di sini baru. Selama ini atlet berlatih di Surabaya," kata pelatih putri, Nurfitriyana Saiman di sela perlombaan.

Menurut dia, hasil test event ini akan dijadikan bahan evaluasi karena atlet terlihat jelas penguasaan lapangan kurang. Untuk itu, pihaknya berharap pelatnas bisa dilaksanakan lebih banyak di lapangan Senayan meski juga dibutuhkan uji coba di luar negeri.

Sesuai dengan rencana, babak final tim recurve putri digelar di Lapangan Panahan Senayan, Jakarta, Rabu (14/2). Tim Hongkong akan melawan Mongolia yang pada babak semifinal mengalahkan Taiwan dengan skor 5-3.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement