REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Bek Inter Milan, Andrea Ranocchia menyesali gol bunuh diri yang ia bukukan saat jumpa Genoa pada giornata ke-25 Serie A. Inter kalah 0-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris, Ahad (18/2) dini hari WIB.
Absennya Mauro Icardi dan Joao Miranda membuat Ranocchia menjadi kapten Nerazzurri pada pertandingam itu. Sayang ia harus mencetak gol ke gawang sendiri pada penghujung babak pertama.
Sebuah umpan silang dari penggawa tuan rumah, di antisipasi Milan Skriniar. Bola hasil tendangan Skriniar mengenai sang kapten hingga menembus jala Samir Handanovic.
"Saya pikir bukan hal buruk jika ada satu gol bunuh diri dalam 186 pertandingan (untuk Inter). Tapi jelas, lebih baik kalau tidak sama sekali," kata pesepak bola 30 tahun kepada Mediaset Premium, melansir dari Football Italia, Ahad (18/2).
Gol kedua Genoa lahir dari sepakan jarak dekat Goran Pandev pada menit ke-59. Ranocchia berpendapat aksi Pandev semakin membuat La Beneamat kesulitan membalikkan keadaan.
Ia menegaskan, absennya Icardi dan Ivan Perisic bukan alasan bagi mereka saat mengalami kekalahan. Menurut Ranocchia, pasukan biru hitam harus terus melangkah ke depan, menatap sejumlah laga tersisa dengan keinginan kuat untuk kembali menang.
"Kami harus siap menghadapi pertandingan berikutnya. Kami membutuhkan tiga poin melawan Benevento," ujar sosok yang musim lalu dipinjamkan ke Hull City ini.