Jumat 23 Feb 2018 02:05 WIB

Susy Minta Pebulu Tangkis Cipayung Berpola Pikir Atlet Elite

Ini ditekankan kepada semua atlet, terutama bagi sektor tunggal.

Susy Susanti
Foto: ANTARA FOTO/Rosa Panggabean
Susy Susanti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PP PBSI meminta atlet-atletnya yang tergabung dalam program pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Cipayung, Jakarta Timur, berpola pikir layaknya atlet tingkat elite. Ini ditekankan kepada semua atlet, terutama bagi sektor tunggal.

"Masih banyak pekerjaan rumah bagi para atlet tanpa terkecuali, terutama sekali sektor tunggal yang hingga saat ini memang belum konsisten. Seharusnya setiap pemain memiliki pola pikir atlet elite," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti saat dihubungi dari Jakarta, Kamis (22/2).

Susy mengatakan, itu tak terlepas dari performa atlet pelatnas, terutama di sektor tunggal yang dinilai sebagian pihak belum menunjukkan performa konsisten sebagai andalan Merah Putih. Pemain-pemain tersebut masih terbilang muda.

Menurut Susy, jika seorang pemain sudah memiliki pola pikir atlet elite, maka dia akan memiliki kepercayaan diri, yakin pada kemampuannya, mampu menilai kemampuan dan kekurangannya sendiri, dan lawannya. Sehingga tahu harus bagaimana dan melakukan apa saat bertemu lawannya.

Susy menegaskan untuk mencapai hal tersebut memang membutuhkan proses, waktu, pengalaman, jam terbang. Juga pembelajaran untuk meningkatkan fisik, teknik, mental, strategi, dan pemecahan situasi di lapangan.

"Saya paham sekali itu semua tinggal menunggu waktu saja untuk mematangkan. Sekarang bagimana caranya kita memperkuat mindset mereka bahwa mereka mampu, berkeyakinan, harus tahu lawan dan diri sendiri, kendati itu gampang-gampang susah. Tapi jika seseorang sudah tahu harus bagaimana dan melakukan apa, itu sudah masuk jajaran elite," ujar Susi

Dia mencontohkan dirinya ketika bermain yang mengetahui apa yang menjadi kelebihannya dan kekurangannya sehingga mengetahui harus bagaimana dalam menjalani pertandingan.

"Perubahan itu awalnya dari pola pikir, orang bilang mental saya kuat. Itu karena apa? Karena terlatih bagaimana, yakin, berani bertarung, tidak mundur sebelum bertarung, karena hasil itu akan ketahuan setelah bertanding. Karena latihan sudah, tinggal beraninya di lapangan untuk bertarung," beber Susi. 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement