REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur hanya butuh hasil imbang 1-1 dari menjamu Juventus di leg kedua babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (8/3) malam dini hari WIB ini untuk mengunci tiket perempat final. Namun gelandang Son Heung-min memastikan Hotspur tidak akan bermain aman, tetapi bakal tampil menyerang sejak menit pertama.
''Kami perlu memainkan permainan kami, dapat percaya diri dan bermain menyerang seperti yang kami mainkan di Wembley. Itulah hal yang peling penting,'' kata Son.
Pada pertengahan Februari lalu, Spurs pun mampu mencuri hasil imbang 2-2 dari kandang Juventus pada leg pertama babak 16 besar. Sempat tertinggal 0-2 lewat gol
Gonzalo Higuain di sepuluh menit pertandingan, klub berjuluk The Lilywhites itu mampu mencetak dua gol balasan.
Dengan hasil imbang 2-2 dari leg pertama, tuan rumah Hotspur hanya butuh hasil imbang 1-1 untuk memastikan lolos ke perempat final dengan keunggulan gol tandang. Namun, Son menegaskan timnya tidak akan bermain aman saat menjamu raksasa asal Italia tersebut.
"Kami sedang dahaga (kemenangan), kami belum berakhir,'' kata pemain asal Korea Selatan itu. ''Pertandingan Liga Champions selalu menghadapi lawan sulit. Saya pikir kami memiliki kesempatan luar biasa.''
Tottenham sejauh ini tampil agresif tiap kali bermain di kandang. Dari 24 laga kandang di Wembley sejak Mei 2017, Tottenham Hotspur sukses memetik kemenangan sebanyak 17 kali. Sisanya berakhir dengan 4 kali seri dan tiga kekalahan.
Di pentas Liga Primer Inggris musim ini, Spurs memetik 10 kemenangan laga kandang dan 4 laga berakhir seri. Mereka hanya sekali kalah ketika takluk 1-2 dari menjamu Chelsea pada 20 Agustus 2017.
Torehan gol kandang Tottenham pun sangat fantastis. Dari 15 laga di Wembley, skuad Mauricio Pochettino mampu melesakkan 31 gol dengan hanya kebobolan 9 gol. Klub London ini mampu mengoleksi 34 poin dari 15 laga kandang.
Spurs pun tampil agresif saat bertandang ke markas Juventus pada Februari lalu. Meski bermain di markas tim lawan, Spurs mampu mendominasi permainan dengan ball possession 67 persen.