REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU), Jose Mourinho senang dengan hasil pertandingan babak perempat final Piala FA yang dimenangkan timnya ketika melawan Brighton & Hove Albion, Ahad (18/3) dini hari WIB. Pada laga tersebut, Iblis Merah unggul 2-0 lewat gol Romelu Lukaku dan Nemanja Matic.
Mourinho mengatakan, dengan tiket semifinal di tangan, artinya MU akan kembali ke Wembley untuk memainkan dua laga terakhir sebelum jadi juara. Namun, Mourinho merasa dibuat dongkol oleh performa timnya secara keseluruhan. Mourinho mengatakan, awalnya ia sangat mengharapkan sesuatu yang lebih di pertempuran kontra Brighton.
"Saya sangat berekspektasi tinggi, tapi pertandingan tadi tidak seperti yang saya inginkan," kata Mourinho usai laga seperti dilansir oleh laman resmi MU, Ahad.
Pelatih berusia 55 tahun ini mengatakan, pasukannya harus lebih berkerja keras memperlihatkan identitas tim. Menurut Mourinho, mayoritas pemainnya di lapangan tak masimal dalam berjuang.
Mourinho mengatakan, sejauh ini hanya gelandang Nemanja Matic yang bisa dikatakan sebagai pemain terbaik di skuatnya. Bukan soal kemampuan saja, dalam hal ini Mourinho menyanjung sikap, hasrat, dan keberanian Matic dalam bermain.
"Pemain seperti ini tak takut membuat kesalahan. Tipikal pemain yang menikmati tekanan," kata Mourinho.
Kolektor dua medali Liga Champions ini mengakui, imbas dari kekalahan atas Sevilla pada laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions beberapa hari sebelumnya masih sangat memukul. Mourinho pun sebenarnya senang dengan sikap para pemainnya yang tampak bersedih karena harus tersingkir cepat di Liga Champions.
Namun, Mourinho tak mau pasukannya terus tenggelam dalam kubangan nestapa. Eks juru taktik FC Porto ini meminta pasukannya mengingat betapa kuatnya MU.
Dalam tiga laga terakhir, kata Mourinho, pasukannya mampu mengalahkan tim kuat Chelsea, Liverpool dan kini mencapai ke final. Mourinho tak mau hanya karena satu hasil buruk seolah membuat semua torehan positif terhapuskan.
"Kami harus lebih percaga diri karena hanya itu yang diperlukan," kata Mourinho.