REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Bek Manchester City, Danilo sedih dengan kekalahan dramatis 2-3 timnya pada derbi Manchester di Stadion Etihad, Ahad (8/4) dini nari WIB. Baginya, skuat asuhan Jose Mourinho merebut kemenangan melalui "bola panjang".
Kekalahan ini memang terbilang dramatis bagi Manchester Biru. Setelah sebelumnya memimpin 2-0 pada babak pertama via gol Vincent Kompany dan Ilkay Gundogan, sisi Pep Guardiola dikejutkan dengan comeback mengejutkan Iblis Merah. United memberondong tiga gol lewat dua gol Paul Pogba dan tendangan volo Chris Smalling pada babak kedua.
Selain itu, kekalahan ini menjadi yang pertama di kandang City musim ini di semua kompetisi. Vincent Kompany dkk juga harus menunda perayaan gelar Liga Primer Inggris setelah kekalahan memalukan pada derbi.
Bagaimanapun frustasinya Danilo, ia mengajak timnya untuk kembali fokus untuk leg kedua perempat final Liga Champions, pekan depan melawan Liverpool. "Ada perasaan sedih dan kecewa karena kami bermain sangat baik. Tetapi kita harus membalik halaman sesegera mungkin karena kami memiliki tantangan besar lainnya pada hari Selasa," ujarnya di laman resmi klub, diberitakan Four Four Two, Ahad.
Ada banyak alasan mengapa City tidak menang. Jika permainan dianalisis, City memiliki penguasaan bola dan kontrol. Sementara, United hanya menggunakan bola panjang dan mencetak tiga gol. The Citizens dianggapnya telah memainkan cara yang sama seperti sepanjang musim, mempertahankan level performa yang sama, hanya hari ini seolah tidak berfungsi.
Ini menjadi kekalahan kedua bagi City dalam sepekan setelah dipecundangi 0-3 oleh Liverpool di Anfield. Danilo pun menjanjikan comeback luar biasa untuk membalaskan dendam, kepada skuat asuhan Juergen Klopp.
"Kami harus fokus pada apa yang kami lakukan salah dan kami harus meningkatkan, tetapi kami tidak boleh melupakan apa yang kami lakukan sepanjang musim," tambahnya.