Senin 09 Apr 2018 23:15 WIB

Kemenpora Dukung Porsemanas 2018

Porsemanas juga sebagai ajang mengkampanyekan Islam modern di Indonesia.

Peluncuran Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif NU Nasional (Porsemanas) I tahun 2018 di Gedung PBNU.
Foto: Kemempora.go.id
Peluncuran Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif NU Nasional (Porsemanas) I tahun 2018 di Gedung PBNU.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh bersama Rais Aam PBNU KH Ma'ruf Amin dan Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Arifin Junaidi meluncurkan Pekan Olah Raga dan Seni Ma’arif NU Nasional (Porsemanas) I tahun 2018 di Gedung PBNU, Lantai 8 Jalan Kramat Raya, Senin (9/4) siang. Peluncuran ditandai dengan penekanan tombol bersama.

Porsemanas ini akan  berlangsung 16-20 Juli 2018 di Stadion Gajayana Malang, Universitas Islam Malang (Unisma), dan UIN Syekh Maliki Malang. Asrorun Niam memberikan apresiasi Pengurus LP Ma’arif NU yang telah mengelar Porsemanas I.

"Kami dari Kemenpora mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi  Pengurus LP Ma’arif NU yang telah mengelar  Porsemanas I. LP Ma’arif NU  merupakan  lembaga pendidikan terbesar yang memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap pendidikan," ucap Asrorun Niam yang didampingi Asdep Tradisional dan Layanan Khusus Bayu Rahadian dan Asdep Standardisasi dan Infrastruktur Pemuda Zainal Aminin.

Ia melanjutkan, jumlah populasi warga NU adalah yang terbesar maka suka tidak  suka jika LP Ma’arif NU berpartisipasi maka warga NU punya tanggung jawab untuk mendukungnya. Kemenpora khususnya Deputi III Kemenpora, Deputi yang membidangi Pembudayaan Olah Raga bisa mengoptimalkan sinergi ini. Selama ini Deputi III sudah melaksanakan sinergi yang cukup baik dengan Liga Santri Nusantara.

"Semoga sinergi ini akan lebih baik lagi dan meningkat. Mudah-mudahan acara ini memiliki manfaat bagi warga NU dan masyarakat dalam membangun masyarakat yang sehat," ujar Asrorun seperti dikutip Kemenpora.go.id.

Ketua LP Ma’arif NU Arifin Junaidi mengatakan bahwa, di gelarnya Porsemanas tidak hanya semata-mata sebagai ajang adu ketangkasan peserta didik. Tapi juga menjadi sarana yang efektif dalam mengkampanyekan Islam modern yang berkembang di negara Indonesia. Oleh karena itu, tidak hanya konsisten dalam menetapkan cabang olahraga, tetapi seni dan budaya juga akan di kontestasikan dalam rangka  dan mengkampanyekan moderasi Islam yang rahmatan lil'alamin kepada generasi muda khusus, dan masyarakat umum.

Porsemanas melibatkan 1.000 atlet dengan 300 official. Adapun cabang olah raga yang dipertandingkan meliputi Bola Volley, Bulutangkis, Tenis Meja, Atletik, Futsal, Pencak Silat Pagarnusa, Senam Islam Nusantara, dan Catur. Sedangkan seni dan budaya yang diperlombakan terdiri dari Hadrah, Qasidah Modern, Paduan Suara, Kaligrafi, Puisi Religi, Pidato Bahasa Arab dan Ingris, MTQ, MSQ, serta Cerdas Cermat Aswaja.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement