Rabu 11 Apr 2018 11:49 WIB

Daud Yordan Minta Restu Menpora di GBK

Daud mengingatkan ada banyak petinju Indonesia yang berpotensi menjadi juara dunia.

Menpora Imam Nahrawi (kiri) berpose dengan Petinju Daud Yordan usai memberikan keterangan jelang pertandingan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (31/3).  (Antara/Wahyu Putro)
Menpora Imam Nahrawi (kiri) berpose dengan Petinju Daud Yordan usai memberikan keterangan jelang pertandingan di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (31/3). (Antara/Wahyu Putro)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petinju andalan Indonesia Daud Yordan meminta restu Menpora Imam Nahrawi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Rabu (11/4), sebelum bertanding melawan Pavel Malikov di Rusia, 22 April mendatang. Daud juga meminta dukungan dan doa masyarakat Indonesia untuk meraih kemenangan.

"Saya meminta restu dan dukungan agar bisa meraih kemenangan pada pertandingan nanti," kata Daud Yordan di lintasan atletik Stadion Utama GBK, Senayan.

Daud Yordan dan Menpora Imam Nahrawi sebenarnya hanya bertemu secara kebetulan. Petinju asal Kalimantan Barat itu mengaku sedang menjaga kondisi sepulangnya dari Madrid, Spanyol, sedangkan Imam sedang melakukan kegiatan "Gowes Bersama".

Dalam obrolan singkatnya. Daud Yordan mengutarakan pemikirannya jika pertandingan kelas dunia bisa saja dibawa ke Indonesia dengan catatan pemerintah bisa memberikan dukungan penuh. Apalagi banyak petinju Indonesia yang sangat berpotensi menjadi juara dunia.

Dengan peluang kembali bertanding, petinju yang akrab dipanggil Cino itu mengaku akan menunjukkan kemampuan terbaiknya demi meraih kemenangan pada pertarungan kelas ringan (61,2 kg) itu karena persiapan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik. "Saya sudah siap. Saya juga sudah mempelajari gaya bermain lawan. Memang dia banyak keunggulan seperti lincah dan lebih pendek. Tapi saya sudah mengantisipasinya," kata pemilik rekor 37 menang yang 25 di antaranya dengan KO itu.

Sesuai dengan rencana, petinju yang pernah menjadi juara kelas bulu WBO (57,1 kg) ini akan bertolak menuju Rusia, 18 April. Untuk mengisi waktu, suami dari Mega Angela ini menjalani latihan rutin di Jakarta.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi menegaskan jika dukungan penuh diberikan kepada Daud Yordan karena ini merupakan salah satu upaya untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. "Mari kita doakan agar Daud Yordan mampu merebut gelar. Ini adalah sebuah kebanggaan karena membawa nama baik bangsa," katanya di sela memberi semangat Daud Yordan yang sedang berlatih ringan di Stadion Utama GBK Senayan.

Perjuangan Daud Yordan untuk kembali naik ring memang cukup berliku. Setelah gagal melawan petinju asal Inggris, Luke Campbell dan petinju asal Rusia lainnya Isa Chaniev, Cino harus kembali menunggu dan bertahan di Madrid sekitar tiga bulan dan akhirnya mendapat lawan yaitu Pavel Malikov.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement