REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Pelatih Juventus Massimiliano Allegri menjelaskan soal gesekan yang terjadi dengan kapten Real Madrid Sergio Ramos. Momen adu argumen Allegri dengan Ramos tertangkap kamera ketika Juve melawan Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions, Kamis (12/4).
Ketika wasit meniup peluit tanda diberikannya hadiah penati kepada Madrid, keriuhan di lapangan sempat terjadi. Kemudian, saat para penggawa Juve mengerubungi wasit untuk protes, pada waktu yang sama Allegri dan Ramos terlibat pertengkaran. Singkat, tetapi menyedot perhatian hingga pelatih Madrid Zinedine Zidane pun dibuat terperangah.
"Ramos mengatakan kalau tadi itu jelas-jelas penalti, lalu saya menimpalinya dan mengatakan, 'Tadi tidak sejelas itu bisa dianggap penalti.' Saya katakan, 'Tadi itu abu-abu.' Saya juga bilang bahwa kami berhak mendapat penalti ketika Juan Cuadrado dilanggar pada leg pertama," kata Allegri dikutip dari ESPN, Kamis.
Allegri mengatakan, perang kata dengan Ramos adalah sesuatu yang normal di dunia sepak bola. Pelatih berkebangsaan Italia ini mengaku saat kejadian sedang sangat marah.
Kemarahan Allegri muncul karena pada saat yang sama harus melihat kapten tim Gianluigi Buffon diusir oleh wasit. Menurut dia, diusirnya Buffon sangat membingungkan.
Allegri menilai wasit sudah menerapkan standar ganda. "Kalau Buffon diusir, seharusnya wasit juga mengusir Benatia (bek Juve) yang melakukan pelanggaran sehingga terjadi penalti karena Benatia sudah mendapat kartu kuning," kata dia.
Sikap Allegri yang terlibat konfrontasi dengan Ramos turut meninggalkan tanda tanya soal keberadaan pemain asal Spanyol tersebut. Hal itu karena Ramos yang dilarang tampil karena akumulasi kartu kuning seharusnya tidak berada di area bench.