REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kick-off pertandingan Persebaya Surabaya menghadapi Arema FC dimajukan menjadi sore hari atau pukul 15.30 WIB dari jadwal semula pukul 18.30 WIB. Pertandingan tetap digelar pada Ahad (6/4) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
"Terima kasih karena sudah mendengar permintaan kami yang meminta pengajuan jam kick-off dari malam ke sore hari," ujar ketua panitia pelaksana Persebaya, Whisnu Sakti Buana, kepada wartawan di Surabaya, Kamis (3/5).
Melalui surat nomor 159/LIB/IV/2018 itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 juga menyarankan agar Persebaya sebagai tuan rumah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti tim tamu Arema dan pihak keamanan.
Panpel, kata dia, berharap pertandingan yang mempertemukan dua tim Jatim tersebut berjalan aman mulai awal hingga berakhirnya pertandingan. Terlebih diperkirakan puluhan ribu suporter akan memadati Stadion Gelora Bung Tomo.
"Panpel dan tim keamanan sudah siap menyambut laga tersebut dan berharap semuanya berjalan sesuai harapan," kata Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.
Laga pekan ketujuh Liga 1 tersebut menjadi pertemuan kedua Persebaya dan Arema. Sebelumnya, Bajul Ijo menghadapi Arema pada semifinal Piala Gubernur Kaltim.
Di klasemen sementara, Persebaya menempati posisi sembilan dengan mengoleksi delapan poin. Dari enam kali bertanding, Bajul Ijo mencatatkan dua kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah.
Sedangkan, Arema FC yang pekan lalu mengalahkan pemuncak klasemen Persipura Jayapura masih berada di posisi ke-17 atau urutan dua dari bawah. Singo Edan baru meraih lima poin hasil sekali menang, dua kali seri, dan tiga kali kalah.
Antusiasme suporter menyaksikan laga klasik tersebut cukup tinggi setelah pada penjualan tiket yang dibuka resmi hari ini dipadati masyarakat, baik di lapangan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Stadion Gelora Bung Tomo dan Ken Park Surabaya.
Pantauan di Makorem, ribuan orang mengantre dan panitia memberikan syarat wajib membawa kartu identitas pengenal dan pembatasan pembelian maksimal dua tiket per orang.
Tidak hanya menjual secara offline, penjualan tiket juga dilakukan secara daring melalui dua jalur, yakni loket.com dan Go-Tix. Tapi khusus penjualan hari ini terpantau sudah habis.