Senin 07 May 2018 04:36 WIB

Madrid tak Mampu Kalahkan 10 Pemain Barca

El Clasico jilid dua pada musim 2017/2018 berakhir imbang 2-2.

Rep: Bambang Noroyono/ Red: Hazliansyah
 Lionel Messi (tengah) dihadang di luar kotak penalti dalam laga el clasico di Camp Nou, Ahad (6/5) waktu setempat
Foto: AP Photo/Emilio Morenatti
Lionel Messi (tengah) dihadang di luar kotak penalti dalam laga el clasico di Camp Nou, Ahad (6/5) waktu setempat

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Real Madrid tidak berhasil memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dalam El Clasico. Pada El Classico jilid dua 2017/2018, pada pekan ke-35 La Liga Spanyol, Senin (7/5) dini hari WIB, kedua kesebelasan mengakhiri laga dengan dengan imbang 2-2. Real Madrid unggul jumlah pemain setelah Roberto diusir dari lapangan pada penghujung babak pertama karena memukul bek Madrid, Marcelo.

Hasil imbang ini membuat Barca makin kekar di puncak klasemen La Liga dengan 87 angka. Barca, dari 35 laga domestik, belum terkalahkan dengan 26 kali kemenangan dan sembilan kali menuai imbang. Hasil satu angka ini pun makin memastikan gelar juara La Liga musim ini.

Sementara itu, Madrid harus mengakui dominasi tim rivalnya pada musim ini. Los Blancos sampai pekan ke-35 masih berada di tangga ketiga dengan 72 angka. Madrid terpaut tiga angka dari tim sekota, Atletico Madrid, di peringkat kedua dengan nilai 75 angka.

Laga kedua kesebelasan di Camp Nou sejatinya berlangsung dengan sengit. Tercatat delapan kali wasit Alejandro Hernandez mengeluarkan kartu kuning dan satu kartu merah. Lima kartu kuning diberikan kepada Madrid. Tiga kartu kuning dan satu kartu merah diberikan kepada Barca.

Pada babak pertama, kedua kesebelasan bermain imbang. Barca mampu membuka keunggulan pada menit ke-10. Umpan dari pemain belakang Roberto membuat striker Luis Saurez berhasil mencatatkan namanya di papan tanding. Skor menjadi 1-0.

Namun keunggulan Barca tersebut terbalas. Pada menit ke-14, Cristiano Ronaldo berhasil menyamakan kedudukan. Gol penyama itu berasal dari kerja sama dia dengan Toni Kroos. Skor menjadi 1-1. Skor tersebut pun bertahan sampai babak pertama pungkas.

Mengawali babak kedua, Barca terpaksa bermain dengan 10 penggawa. Bek Roberto, menjelang rehat babak pertama, terkena kartu merah karena memukul bek Madrid, Marcelo. Pelatih Ernesto Velvarde putar otak merombak komposisi pemainnya.

Pada menit ke-46, Velvarde terpaksa menarik gelandang serang Philippe Coutinho dan memainkan bek kanan Nelson Semedo sebagai pengisi pos Roberto. Itu artinya Barca mengurangi satu penyerang dan mengandalkan dua penyerang, Luis Suarez dan Lionel Messi.

Rombak komposisi tuan rumah direspons pelatih tamu Zinadine Zidane yang menukar bomber Ronaldo dengan gelandang serang Marco Asensio pada menit ke-46. Keputusan Zidane tersebut sepertinya demi menghindari cedera dan kelelahan Ronaldo menjelang laga final Liga Champions kontra Liverpool akhir Mei mendatang.

Permainan agresif Barca kembali membuat mereka unggul pada menit ke-52 melalui kaki Messi. Gol Messi berawal dari aksi serangan Suarez dari lini kiri. Pemain asal Uruguay itu sempat berjibaku dengan gelandang bertahan tamu, Kroos, di dekat kotak penalti.

Kroos tak mampu mengimbangi. Suarez berhasil mengumpan bola ke arah Messi di depan gawang. Messi dikawal ketat dua pemain. Ada bek Sergio Ramos dan Casemiro membayangi.

Namun, Messi mampu mengatasi dan melepas sepakan keras ke arah gawang dengan kaki kirinya. Kiper Keylor Navas tak mampu menjangkau bola yang mengarah ke ruang sempit bagian kanan gawangnya.

Skor menjadi 2-1. Keunggulan Barca bisa bertambah pada menit ke-55 andaikan gol Ivan Rakitic dari kemelut bola di depan gawang Madrid tak dianulir karena offside. Pada menit ke-58, Velvarde kembali menarik satu pemainnya. Andres Ineasta, gelandang senior yang pada laga kontra Madrid kali ini menjadi El Classico terakhir baginya, ditarik keluar. Posisinya digantikan Paulinho.

Pelatih Zidane kembali merespons pergantian pemain lawan itu pada menit ke-68. Bek kanan Nacho Fernandez ditukar Lucas Vazquez yang biasa bermain di posisi gelandang sayap. Rotasi kubu tamu tersebut berbuah hasil pada menit ke-72. Yaitu saat kiper Barca Marc Andre Stegen tak mampu menjangkau sepakan keras dari Gareth Bale.

Skor kembali imbang 2-2. Skor tersebut bertahan sampai menit ke-80. Pada 10 menit terakhir sebelum pertandingan bubar, aksi serangan berbalas ancaman terjadi. Namun, tak ada gol yang terjadi. Zidane pada menit ke-84, menyiapkan pergantian pemain terakhirnya. Mateo Kovavic masuk menggantikan Kroos.

Pergantian tersebut membuat Madrid pada akhir-akhir pertandingan merepotkan lini bertahan Barca. Namun, perlawanan 10 pemain Barca tak memberi celah bagi Madrid membalikkan keunggulan. Pada menit ke-90, skor tetap imbang 2-2.

Pada masa injury times, Suarez yang mengerang kesakitan karena kerap menjadi sasaran permainan keras penggawa Madrid terpaksa ditarik keluar. Posisinya digantikan Francisco Alcacer. Namun, pergantian tersebut tak menghasilkan apa pun. Sampai menit ke-90+6 wasit meniup pluit tanda pertandingan usai, skor tetap imbang 2-2.

Hasil imbang di Camp Nou kali ini menjadikan rangkaian El Classico musim 2017/2018 menjadi milik Barca. Sebab, pada El Classico musim berjalan tahun lalu di Santiago Bernabeu, Madrid tak berkutik setelah Barca membawa pulang kemenangan tiga gol tanpa balas.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement