REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, memuji sejawatnya Zinedine Zidane sebagai seorang petarung dalam konferensi pers Jumat (25/5), menjelang final Liga Champions, Ahad (27/5) dini hari WIB. Liverpool akan melawan Real Madrid, tim asuhan Zidane di Kiev, Ukraina.
"Zidane merupakan seorang petarung sepanjang hidupnya, ketika Anda tumbuh di mana ia melakukannya di Marseille dan karier yang Anda miliki, Anda perlu seperti itu," kata Klopp, dikutip Reuters.
Klopp memuji pria Prancis itu untuk rekor menawannya di kompetisi elite Eropa, meskipun belum lama menekuni dunia kepelatihan. Zidane melompat dari pelatih tim cadangan Real menjadi pembesut tim utama raksasa Spanyol itu pada Januari 2016. Sejauh ini, ia telah memenangi delapan trofi sebagai pelatih, termasuk dua piala Liga Champions secara berturut-turut.
"Ia merupakan salah satu dari lima pemain terbaik yang pernah ada, ia merupakan pemain bagus sehingga terlihat ia tidak perlu berjuang namun ia melakukannya," kata Klopp.
Pelatih asal Jerman ini mengatakan, ia berada di Liverpool lebih lama daripada Zidane menjadi pelatih. Akan tetapi dalam masa itu, Zidane bahkan berpeluang memenangi gelar Liga Champions ketiga secara berturut-turut. Menurut Klopp, itu tidak pernah terjadi sebelumnya.
"Maka, entah ia beruntung atau ia brilian, saya lebih condong untuk berpikir ia brilian. Brilian sebagaimana saat ia masih menjadi pemain," puji Klopp.
Real menjalani laju mendebarkan untuk menuju final, lolos dari perempat final dengan kemenangan agregat 4-3 atas Juventus berkat penalti pada menit terakhir yang dibukukan Cristiano Ronaldo. Mereka juga selamat dari gempuran serangan di kedua leg saat menghadapi Bayern Muenchen di semifinal. Ia memuji Madrid memainkan sepak bola fantastis.
Konferensi pers Klopp diwarnai gelak tawa. Ia tersenyum menangapi opini bahwa Zidane kekurangan pengetahuan perihal taktik. Ia menilai hal tersebut lucu karena mendengar sejumlah pihak juga punya opini serupa terhadapnya.
"Dua pelatih yang tidak tahu mengenai taktik ada di final. Apa yang dapat dikatakan mengenai pertandingannya?" kata dia.