Ahad 01 Jul 2018 01:10 WIB

Entikong Jadi Titik Perdana Jelajah Sepeda Nusantara

Mereka menempuh total jarak lebih dari 6.500 Km selama lebih kurang empat bulan.

Start Jelajah Sepeda Nusantara di Entikong, Sanggau,
Foto: Humas Kemenpora
Start Jelajah Sepeda Nusantara di Entikong, Sanggau,

REPUBLIKA.CO.ID, ENTIKONG -- Tim Jelajah Sepeda Nusantara memulai start yang berlangsung di Pos Lintas Batas Negara Terpadu Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (30/6). Mereka akan menempuh perjalan ke pulau Bali dengan terlebih dahulu melintasi pulau Sulawesi dan pulau Jawa. Mereka menempuh total jarak lebih dari 6.500 Km selama lebih kurang empat bulan.

Tim terdiri dari 15 pesepeda terpilih dari beberapa provinsi di Indonesia. Mereka juga sekaligus menjadi duta Kemenpora untuk mengkampanyekan Ayo Olahraga sepanjang perjalanannya. Pelepasan dilakukan oleh Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora Teguh Raharjo, Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Alman Hudri, Disporpar Sanggau F. Meron, serta Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia Dato Rozalix bin Edi Wahab.

Keberangkatan tim Jelajah Sepeda Nusantara 2018 yang juga akan mencetak rekor MURI itu diiringi oleh ratusan pegowes dari masyarakat Entikong dan pesepeda berpaspor Malaysia. Jelajah Sepeda Nusantara ini merupakan salah satu program unggulan Kemenpora bernama Sepeda Nusantara 2018. Program ini mengusung tema Bangun Indonesia, seiring dengan pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo di seluruh Indonesia.

Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora Teguh Raharjo dalam sambutannya mewakili Menpora Imam Nahrawi mengatakan bahwa melalui program ini masyarakat Indonesia dan Malaysia akan mendapat kesehatan jasmani, rohani serta kebugaran. "Kami ingin kampanye Ayo Olahraga, mengajak masyarakat berolahraga, bugar dan sehat bisa dilakukan seluruh masyarakat Indonesia, tak terkecuali di perbatasan yang merupakan garda terdepan NKRI," ungkap Teguh.

Menurutnya, Entikong sebagai titik terdepan Indonesia saat ini sudah terlihat megah. Karena itu, perlu dikabarkan juga kepada khalayak ramai, bagaimana perkembangan Indonesia terutama di perbatasan.

"Kami ingin memaksimalkan program Sepeda Nusantara 2018 ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia luar biasa pembangunan infrastrukturnya. Selain itu, agar masyarakat di perbatasan juga menikmati ajakan berolahraga dari pemerintah ini," kata Teguh.

"Kami ucapkan banyak terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi, bahwa pembangunan infrastruktur maupun pembangunan olahraga terjadi hingga di titik terdepan Indonesia."

Perwakilan Bujang dan Dara Entikong mengaku bangga dengan digelarnya start tim Jelajah Sepeda Nusantara 2018 di titik 0 Km di Pos Lintas Batas Negara Terpadu Entikong.

"Kami selaku pemuda-pemudi asli Entikong sangat bangga menjadi awal penjelajahan yang akan tercatat sebagai sejarah ini, karena selain dilakukan oleh para pesepeda terpilih dari Indonesia, juga turut serta pesepeda dari Malaysia sehingga menjadi olahraga perbatasan yang lebih mengeratkan rasa persahabatan diantara dua negara," kata Helen, Dara Entikong.

Selain melaksanakan start, kegiatan tersebut juga menjadi ajang sosialisasi dan mempromosikan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta pada Oktober mendatang.

"Kami berterima kasih karena masyarakat Entikong mendapatkan edukasi dan tambahan info tentang adanya pesta olahraga Asian Para Games 2018 di Jakarta. Dari titik terdepan NKRI kami mensupport dan mendoakan atlet-atlet terbaik Indonesia mampu bersaing dan menorehkan tinta prestasi tertinggi di ajang pesta olahraga bagi atlet disabilitas itu," kata Helen.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement