REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Pertandingan Piala Super Spanyol antara Barcelona dan Sevilla akan digelar dalam satu pertandingan saja di tempat netral pada 12 Agustus 2018. Tidak ada lagi laga dengan menggunakan format dua leg, kandang dan tandang.
Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) Luis Rubiales mengatakan, ia berharap pertandingan itu akan berlangsung di Kota Tangier, Maroko, yang tunduk pada persetujuan dari Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA).
Rubiales mengatakan, tidak mungkin untuk menyelenggarakan kontes dua pertandingan karena partisipasi Sevilla dalam putaran kualifikasi Liga Europa sebelum musim La Liga dimulai pada 18 Agustus. Ia juga mengungkapkan kedua klub akan diberikan kompensasi keuangan untuk memperhitungkan kerugian pendapatan karena tidak bermain di stadion kandang masing-masing.
"Bermain di Tangier sesuai dengan persyaratan kesehatan karena suhu di sana sangat ideal. Ada pilihan bermain di Valencia atau Madrid tetapi mereka tidak memenuhi persyaratan kami karena kondisi cuaca," kata Rubiales. "Dari sudut pandang keuangan, klub akan diberi kompensasi lebih besar dari yang diminta yakni lebih dari 900 ribu euro (1,1 juta dolar AS)."
Langkah ini kemungkinan akan membuat berang Sevilla, yang merilis sebuah pernyataan di akun Twitter resminya pada Ahad (8/7) dan menyatakan keberatan memainkan kompetisi dalam satu pertandingan.
"Sevilla belum mengubah posisi mereka, Piala Super dijadwalkan untuk dua pertandingan seperti yang dinyatakan dalam kalender dan itulah yang diinginkan Sevilla untuk dimainkan. Klub belum menerima proposal lain," kata pernyataan itu. Barcelona belum berkomentar atas perubahan sistem pertandingan tersebut.