Ahad 29 Jul 2018 10:34 WIB

Klopp Belum Bisa Lupakan Aksi 'Brutal' Ramos Terhadap Salah

Klopp menilai Ramos melakukan segala cara demi menghentikan lawan.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andri Saubani
Juergen Klopp (kiri) dan Mohamed Salah (kanan)
Foto: EPA/PETER POWELL
Juergen Klopp (kiri) dan Mohamed Salah (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, MICHIGAN -- Pelatih Liverpool, Juergen Klopp ternyata masih belum terima dengan tragedi Final Liga Champions musim lalu saat kapten Real Madrid Sergio Ramos menjegal pemain andalanya Mohamed Salah. Salah mengalami cedera tulang bahu karena dijatuhkan sengaja oleh Ramos. Kejadian itu membuat mentalitas The Red turun sehingga hasil akhir Madrid menang 3-1.

"Kalau Anda menonton tayangan ulang itu lagi, maka Anda akan mengeluarkan komentar, itu adalah aksi brutal. Ramos sangat kejam," kata Klopp, dikutip dari AS, Ahad (29/7).

Pelatih asal Jerman itu menyebut Ramos melakukan segala cara demi menghentikan lawan. Menurut Klopp, cara Ramos sangat mencederai sportivitas sepak bola. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu menyarankan Ramos sebaiknya pindah ke olahraga gulat bila di lapangan ia ingin menderai lawan.

Klopp menyayangkan musim lalu, Liga Champions belum menerapkan aturan penggunaan video assistant referee (VAR). Bila ada VAR, Klopp yakin Ramos sudah diberi kartu merah.

Klopp juga kesal mendengarkan komentar Ramos pascakejadian. Di mana pemain timnas Spanyol itu menyebut upayanya menjegal Salah sebagai suatu hal yang wajar dilakukan seorang bek.

"Ada banyak aksi reaksi dengan kejadian Salah-Ramos. Dia (Ramos) mengatakan itu normal. Tidak. Itu tidak normal," ujar Klopp.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement