Selasa 28 Aug 2018 10:30 WIB

Real Madrid yang Menjelma Jadi Barca

Di bawah asuhan Lopetegui, Real Madrid lebih mengusung strategi penguasaan bola.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Hazliansyah
Julen Lopetegui
Foto: AP Photo/Andrea Comas
Julen Lopetegui

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Barcelona dikenal sebagai tim yang memiliki kemampuan penguasaan bola terbaik sejak dilatih oleh Pep Guardiola. Namun, kini rival abadi mereka, Real Madrid, mencoba menerapkan strategi tersebut di bawah kepimpinan Julen Lopetegui.

Pendekatan yang dilakukan Lopetegui cenderung seperti tim nasional Spanyol, yang mengandalkan penguasaan bola.

Di era Lopetegui, Los Blancos telah membuat 1.505 umpan. Sementara, Barcelona di bawah Madrid dengan 1.470 umpan.

Bahkan, tingkat akurasinya lebih besar tim yang bermarkas di Santiago Bernabeu tersebut, yakni sebesar 90,76 persen. Dibandingkan dengan the Catalan, yaitu 87,89 persen.

photo
Para pemain Real Madrid merayakan gol Gareth Bale (tengah) ke gawang Getafe.

Dikutip dari Marca, Selasa (28/8), kunci pemain dari pendekatan baru ini adalah Toni Kroos. Kroos telah membuat 220 umpan yang tepat sasaran dari total 226 umpan yang dilakukannya.

Bukan hanya soal gaya permainan yang berubah, selepas kepergian Cristiano Ronaldo, Los Galacticos tak lagi memusatkan lumbung golnya kepada satu orang. Bahkan, dalam dua pekan pertama, sudah ada empat pemain berbeda yang telah mencetak gol.

Hal tersebut juga terlihat saat Madrid menang 4-1 atas Girona. Saat itu, mereka mendapatkan dua kali penalti.

Jika sebelumnya Ronaldo pasti menjadi eksekutor, kini Madrid mulai membaginya. Sergio Ramos mengambil penalti pertama dan Karim Benzema mengambil penalti kedua.

Saat ini, Gareth Bale dan Karim Benzema telah mencetak dua gol. Sementara, Sergio Ramos dan Dani Carvajal menyumbang masing-masing satu gol.

"Hal yang paling penting adalah terciptanya gol, bukan siapa yang mencetaknya," ucap Lopetegui.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement