Selasa 04 Sep 2018 17:19 WIB

Pelti Fokus Benahi Bibit Petenis Baru

Raihan emas di Asian Games memicu Pelti makin fokus benahi bibit petenis baru

Rep: Febrian Fachri/ Red: Hazliansyah
Emas Dari Tenis. Pasangan Ganda Campuran Tenis Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi saat upacara pengalungan medali cabang Tenis nomor ganda campuran Asian Games 2018 di Komplek Olahraga Jakabaring, Sabtu (25/8).
Foto: Republika/ Wihdan
Emas Dari Tenis. Pasangan Ganda Campuran Tenis Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi saat upacara pengalungan medali cabang Tenis nomor ganda campuran Asian Games 2018 di Komplek Olahraga Jakabaring, Sabtu (25/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PB Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) bersuka cita dengan keberhasilan merebut satu medali emas Asian Games dari cabang olahraga tenis lapangan. Satu emas disumbangkan lewat nomor ganda campuran Aldila Sutjiadi dan Christoper Rungkat.

Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pelti Dedy Prasetyo mengatakan keberhasilan tim tenis Indonesia telah memberikan bukti kalau di cabor tersebut Indonesia mampu bersaing dengan petenis ternama tingkat Asia. Ke depannya, mereka bertekad untuk terus meningkatkan pembinaan tenis dari usia muda supaya keberhasilan ini terus berkesinambungan.

"Pemain senior akan kami lanjutkan untuk program individu.  Kemudian kami juga akan segera mengadakan training camp Oktober ini untuk beberapa tingkat usia," kata Dedy kepada Republika.co.id, Selasa (4/9).

Dedy menjelaskan, program untuk petenis senior Indonesia lebih kepada pemberian fasilitas dan akses agar dapat mengikuti berbagai turnamen tenis tingkat dunia. Tujuannya agar petenis Indonesia bisa memperbaiki peringkat dunia.

Untuk pembinaan atlet tenis junior, Pelti akan mengadakan Training Camp (TC) di awal Oktober ini. TC akan mengikutsertakan petenis junior dari kelompok umur U-12, U-14 dan U-16.

TC akan diadakan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. Nantinya Pelti akan mengundang petenis luar negeri untuk uji tanding.

Pada akhir Oktober nanti, Pelti juga akan mengadakan turnamen tenis U-12 di Magelang. "Kami juga sedang menyusun skema untuk turnamen U-12 di Magelang," ujar Dedy.

Sembari mempersiapkan petenis senior dan junior, Pelti juga memfokuskan persiapan tim tenis Indonesia untuk mengikuti SEA Games 2019 Manila, Filipina. Tenis Indonesia kini berani menargetkan emas di SEA Games setelah berhasil di Asian Games 2018.

"Untuk multieven terdekat kita mempersiapkan untuk SEA Games. Kalau Olimpiade nanti, masih terlalu jauh," ujar Dedy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement