Selasa 04 Sep 2018 22:39 WIB

Pemkot Bogor Diuntungkan dengan Renovasi Stadion Pajajaran

Stadion Pajajaran jadi berstandar internasional dan siap untuk Porda Jabar XIII

Wali Kota Bogor, Bima Arya (jaket biru) dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Eko Prabowo (baju putih) meninjai Stadion Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (3/1). Stadion yang dibangun pada 1967 ini tengah direnovasi untuk dijadikan tempat latihan tim sepak bola saat Asian Games 2018 pada Agustus.
Foto: Republika/Adinda Pryanka
Wali Kota Bogor, Bima Arya (jaket biru) dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Eko Prabowo (baju putih) meninjai Stadion Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (3/1). Stadion yang dibangun pada 1967 ini tengah direnovasi untuk dijadikan tempat latihan tim sepak bola saat Asian Games 2018 pada Agustus.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah Kota Bogor mendapat dampak positif dari penyelenggaraan Asian Games 2018. Yakni berupa renovasi Stadion Pajajaran menjadi berstandar internasional yang siap digunakan untuk Porda Jawa Barat XIII.

"Selain prestasi atlet yang membanggakan, Asian Games juga memberikan berkah untuk Kota Bogor. Kita punya stadion yang sangat bagus, standar internasional, rumputnya bagus banget, bisa juga digunakan untuk pertandingan malam," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Jawa Barat, Eko Prabowo, Selasa (4/9).

Menurut Eko, sebelum direvitalisasi, kondisi Stadion Pajajaran Kota Bogor kurang representatif, belum berstandar internasional. Namun sejak direvitalisasi oleh Kementerian PUPR, Stadion Pajajaran digunakan sebagai tempat latihan tim nasional sepak bola yang tergabung dalam grub B di babak penyisihan Asian Games 2018.

Terdapat empat tim nasional yang tergabung di grub B yakni Thailand, Uzbekistan, Qatar, dan Bangladesh.

Eko menyebutkan, Stadion Pajajaran sudah tiga kali direnovasi. Pertama tahun 1992, lalu tahun 2011 dilakukan penggantian rumput. Sejak itu, kondisi stadion kurang terawat, terutama lapangan rumput yang ditumbuhi rumput liar.

Pada perhelatan Asian Games 2018, Stadion Pajajaran ditunjuk sebagai salah satu tempat latihan tim nasional grub B. Pilihan ini jatuh karena lokasi Kota Bogor yang cukup strategis.

"Ada tiga elemen utama yang diperbaiki selama renovasi, rumput lapangan utama, lampu penerangan lapangan, kamar mandi, serta kamar ganti pemain," katanya.

Eko menyebutkan, rumput yang digunakan saat ini berstandar FIFA, sama kualitasnya dengan lapangan rumput Stadion GBK. Dilengkapi dengan sistem drainase yang akan membuat lapangan terhindar dari genangan air meski hujan deras,

Sistem drainase ini yang memungkinkan air hujan terserap dengan cepat dan akan ditampung serta dimanfaatkan untuk menyirami rumput dalam pemeliharaan.

"Untuk mengganti lapangan rumput serta membangun drainase-nya saja dibutuhkan biaya lebih dari Rp 4 miliar," kata Eko.

Penggantian juga dilakukan untuk tiang gawang, diganti dengan yang lebih aman bagi pemain.

   

Usai pelaksanaan Asian Games 2018, Stadion Pajajaran akan digunakan untuk Porda Jawa Barat XIII yang berlangsung di Kabupaten Bogor.

"Kami sudah minta PB Porda untuk melengkapi kekurangan yang ada di Stadion Pajajaran, seperti kursi untuk pemain dan pengawas pertandingan," kata Eko.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement