Rabu 05 Sep 2018 07:28 WIB

Inapgoc Gratiskan Masyarakat Difabel di Asian Para Games

Inapgoc menyiapkan kebijakan khusus untuk menggratiskan penyandang disabilitas

Direktur Sport INAPGOC Fanny Irawan, saat memaparkan cabor yang dilombakan di Asian Para Games 2018.
Foto: Republika/Fitriyanto
Direktur Sport INAPGOC Fanny Irawan, saat memaparkan cabor yang dilombakan di Asian Para Games 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Panitia penyelenggara Asian Paragames 2018 (Inapgoc) membuat terobosan dengan menggratiskan masyarakat difabel yang akan menonton secara langsung kejuaraan internasional Asian Paragames 2018 Jakarta. Asian Para Games akan berlangsung pada 6 hingga 13 Oktober 2018 mendatang.

"Kami ada kebijakan khusus untuk menggratiskan penyandang disabilitas," kata Ketua Umum Inapgoc Raja Sapta Oktohari, Selasa (4/9).

Masalah tiket, pria yang akrab dipanggil Okto itu mengaku belajar banyak dengan apa yang terjadi pada Asian Games 2018 lalu. Ia tidak ingin permasalahan tiket terjadi pada pelaksanaan kejuaraan empat tahunan khusus untuk atlet difabel itu.

Untuk tiket, pihak INAPGOC membagi dalam empat kategori yaitu untuk pembukaan dan penutupan serta masuk kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Selain itu juga masuk lokasi pertandingan dan tiket untuk melihat pertandingan final seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan pada Asian Paragames ketiga ini.

"Kami juga akan membatasi pembelian tiket untuk menghindari calo. Yang jelas kami akan memanfaatkan euforia Asian Games 2018 lalu," kata pria yang juga Ketua Umum PB ISSI itu.

(baca juga: MFC Jadi Acuan Penyelenggaraan Festival di Indonesia)

Okto berharap Asian Paragames 2018 memiliki semangat yang sama dengan Asian Games. Pada awalnya memang kurang diminati, namun seiring perjalanan waktu dan prestasi banyak masyarakat yang memberikan dukungan langsung ke lokasi pertandingan.

"Kami ingin Asian Para Games sukses prestasi, administrasi dan legacy," kata pria yang juga seorang promotor tinju profesional itu.

Direktur Sport Inapgoc, Fanny Riawan, mengatakan, saat ini Inapgoc menggenjot persiapan lokasi pertandingan termasuk menyesuaikan dengan kebutuhan atlet. Apalagi banyak masukan setelah Asian Games 2018 usai.

"Untuk lokasi pertandingan menembak di Senayan, renovasi akan dilakukan pekan depan. Kami akan melakukan penyesuaian sesuai dengan masukan technical delegate," katanya saat dikonfirmasi.

Asian Paragames 2018 bakal diikuti 2.888 atlet dari 41 negara. Jumlah ini sudah melebihi saat Asian Paragames 2014 Incheon, Korea Selatan yang berjumlah 2.458 atlet. Ada 18 cabang olahraga yang bakal dipertandingkan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement