REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Penyerang Manchester United Romelu Lukaku mengakui sikap keras dan gaya bicara lugas yang kerap ditunjukkan Jose Mourinho. Meski banyak yang mengkritik, namun Lukaku justru memiliki pandangan yang berbeda.
Lukaku menilai Mourinho adalah seorang pelatih yang berusaha jujur atas apa yang ia rasakan. Hal itu penting guna membawa tim ke tempat teratas di liga dan berbagai kompetisi.
"Orang-orang tentu tahu bahwa sebagain dari dalam dirinya adalah pemenang. Yang saya suka dari dia adalah dia tidak akan menyembunyikan emosinya," ujar Lukaku kepada BBC Sport, dikutip dari fourfourtwo, Sabtu (15/9).
(baca juga: PSSI Siapkan Laga Melawan Myanmar dan Hong Kong untuk Timnas)
Menurut Lukaku, setiap orang akan mengetahui dengan jelas ketika Mou sedang marah. Begitu juga saat Mou bahagia, ia akan menunjukkannya dengan baik.
"Ketika dia marah pada saya, saya tahu. Sehingga saya mencoba untuk melakukan apa yang dia inginkan sehingga membuatnya senang. Saya tidak mengerti mengapa orang tidak menyukai kenyataan tentang dia itu," kata Lukaku.
Lukaku tidak menampik jika kerap mendapat kritik dari Mourinho atas penampilannya. Namun di saat itu ia tidak merasa diserang oleh Mourinho.
"Saya tidak merasa diserang, karena itulah saya. Saya adalah pria yang tangguh," ujarnya.
Lukaku hingga saat ini di musim 2018/2019 telah mengemas tiga gol untuk Setan Merah.
"Hubungan saya dengan dia (Mou) baik. Dia membuat saya tertawa, dia membuat pemain tertawa, dia adalah seorang pria keluarga sejati," kata Lukaku.