Selasa 18 Sep 2018 07:25 WIB

Dua Kali Kalah Beruntun, Spurs Mulai Pesimistis

Spurs kalah di dua pertandingan terakhir, menghadapi Watford dan Liverpool

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Hazliansyah
Harry Kane mengganggu kiper Liverpool Alisson Decker pada pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool  di Wembley Stadium, London (15/9) waktu setempat.
Foto: Paul Childs/Reuters
Harry Kane mengganggu kiper Liverpool Alisson Decker pada pertandingan Liga Primer Inggris antara Tottenham Hotspur melawan Liverpool di Wembley Stadium, London (15/9) waktu setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengaku mulai pesimistis timnya bisa menjuarai Liga Inggris. Ia melihat hasil dua kekalahan beruntun melawan Watford dan Liverpool.

Menurutnya, tidak realistis mengharapkan Spurs juara jika tidak ada perbaikan dalam waktu dekat.

Langkah awal Spurs sempat menjanjikan, setelah memenangkan tiga pertandingan perdana mereka. Terakhir, mereka mengalahkan Manchester United 3-0 di Old Trafford. Namun kemudiam kalah 1-2 dari Watford pada (2/9) dan kalah dengan skor yang sama dari Liverpool pada (15/9) kemarin.

"Kami tidak realistis menjadi pesaing di setiap kompetisi, itu pandangan saya," kata Pochettino, dikutip dari Sky Sports, Selasa (18/9).

Ia mengatakan, jika anak asuhnya bermain sama seperti ketika dikalahan Watford, tidak mungkin timnya bersaing. Begitu juga jika bermain saat dikalahkan Liverpool, situasinya akan semakin sulit.

Namun, lanjutnya, jika bermain seperti saat Spurs mengalakan MU, maka timnya bisa kembali bersaing di setiap kompetisi.

Tapi, Pochettino menjelaskan, setelah pertandingan melawan MU, sulit untuk menjaga performa skuatnya. Bahkan, mereka sempat berpikir jika skuatnya sudah cukup baik dan tak perlu lagi berbenah.

"Tapi kami perlu bekerja keras, lebih kompetitif, dan perbaikan. Dua kekalahan terakhir cukup baik sebagai wake-up call dan mulai mencoba, memperbaiki dan kami memiliki waktu," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement