REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Performa buruk Manchester United (MU) di semua kompetisi berlanjut setelah ditahan imbang 0-0 oleh Valencia dalam pertandingan Grup H Liga Champions di Old Trafford, Rabu (3/10) dini hari WIB. Hasil ini semakin memberikan tekanan pada manajer Jose Mourinho di tengah laporan yang mengaitkan mantan pelatih Real Madrid Zinedine Zidane akan menggantikan posisinya.
Untuk kali pertama, Mourinho akhirnya 'merelakan' dirinya jadi sasaran tembak atas performa buruk tim asuhannya. Iblis Merah masih menggunakan taktik bola panjang untuk menyerang yang gampang dimentahkan tim tamu. Sebaliknya, setiap Los Che menyerang, pertahanan MU terlihat rapuh.
"Saya pikir ada hal-hal yang sulit untuk saya katakan dan saya pikir Anda punya cukup alasan untuk mengkritik saya," kata Mourinho dalam konferensi pers seusai laga.
Ia mengatakan, para pemainnya terus mencoba. Mereka menaikkan tingkat upaya mereka. Para pemain disebutnya juga telah menaikkan tingkat intensitas mereka.
"Kami tidak memiliki kualitas teknis untuk membangun serangan dari belakang. Para pemain lini serang kami tidak dalam momen terbaik mereka dalam soal keyakinan dan level individu," ungkap Mourinho.
Ini adalah hasil keempat berturut-turut United tanpa kemenangan menyusul kekalahan 1-3 di Liga Primer Inggris dari West Ham United pada Sabtu lalu setelah sebelumnya ditahan imbang 1-1 oleh Wolverhampton Wanderers di Old Trafford. Di tengahnya, Derby County mengeliminasi MU di Piala Liga.
Hasil laga kontra Valencia membuat United gagal menggusur Juventus di puncak klasemen. MU menempati posisi kedua grup dengan empat poin dari dua pertandingan, dua angka di belakang Juventus yang menang 3-0 atas Young Boys. Valencia mengumpulkan satu poin dan berada di posisi ketiga dan Young Boys menempati dasar klasemen tanpa poin.
MU akan melakoni dua pertandingan berat di Liga Champions, melawan Juventus di kandang pada 23 Oktober dan di Turin pada 7 November.