REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kapten Real Madrid, Sergio Ramos tak sepakat mengatakan timnya Los Blancos mengalami krisis karena kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus. Menurut Ramos, paceklik kemenangan seperti yang dirasakan Madrid sekarang juga pernah mereka alami saat CR7 masih jadi pasukan Santiago Bernabeu. Ramos yakin dalam beberapa waktu ke depan Madrid akan kembali pulih.
"Mereka mengatakan kepergian Ronaldo membuat Madrid krisis. Itu tidak benar. Ketika Ronaldo ada, kami juga pernah seperti ini," kata Ramos, dikutip dari Marca, Ahad (7/10).
Madrid mengalami kekalahan kedua musim ini di La Liga dari tuan rumah Deportivo Alaves. Pasukan pelatih Julen Lopetegui menelan kekalahan 0-1.
Hasil itu membuat posisi Madrid terancam ditinggalkan Barcelona di puncak klasemen. Saat ini keduanya sama-sama di peringkat teratas dengan nilai 14. Tetapi, Barca masih belum memainkan jornada kedelapan.
Andai Lionel Messi dan kawan-kawan memetik tiga angka dari markas Valencia nanti malam, Barca akan unggul atas Madrid. Ramos juga tidak ingin adanya dorongan untuk memecat Julen Lopetegui karena empat laga tidak pernah menang.
Madrid sebelumnya kalah 1-0 dari CSKA Moskow di Liga Champions. Dua laga La Liga sebelumnya Madrid kalah 3-0 dari Sevilla dan seri 0-0 dengan Atletico Madrid.
Menurut Ramos, bagi klub sebesar Real Madrid tidak baik terlalu sering gonta ganti pelatih. Karena tidak mudah mengawali situasi dengan pelatih baru. Hal itu kata pemain Spanyol tersebut hanya memperlambat laju El Merengues.
"Ganti pelatih tidak tepat. Karena akan ada metode baru jika ada pelatih baru yang akan datang," ujar Ramos.